Berita Terbaru :
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
   

Ribuan Santri Situbondo Menyantap Ikan 1,5 Ton Bersama Menteri Susi
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 03-11-2018 | 16:03 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Menteri Susi Pudjiastuti tak canggung ikut menyantap bersama hidangan ikan laut. Foto Andi
Situbondo pojokpitu.com, Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti, berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Fatah Silahul Yaqin di Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo. Kunjungan kerja dalam rangka mengajak santri untuk gemar mengkonsumi ikan laut.

Suasana menjadi penuh kegembiraan, saat ribuan santri menyantap ikan laut di halaman Pondok Pesantren Al-Fatah Silahul Yaqin di Desa Curah Kalak Kecamatan Jangkar. Program pemerintah , acara makan bersama ikan laut sebanyak 1,5 ton, diberikan secara gratis kepada para santri .

Tak hanya itu, Menteri Susi Pudjiastuti terlihat menyuapi seorang santriwati . Lauk pauk jenis ikan laut tersebut mengandung omega yang baik untuk perkembangan otak manusia .

"Program pemerintah gemar memakan ikan ini, untuk membangun Indonesia yang sehat, pintar , dan punya kapasitas untuk bersaing dengan ekonomi global," kata Menteri Susi Pudjiastuti

Namun khusus masyarakat di Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam mengkonsumsi ikan masih rendah.

Konsumsi ikan masih dibawah 20 kilogram pertahunnya. Sedangkan secara rata rata masyarakat secara nasional dapat mengkonsumsi ikan mencapai 47 kilogram pertahunnya.

Kementerian Kelautan Dan Perikanan menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program makan bersama ikan. "Ikan laut mengandung omega, sangat membantu perkembangan otak untuk bisa menjadi lebih pintar," tambah Menteri Susi Pudjiastuti. (pul)

Berita Terkait

BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah

5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Ikan Dibagikan Gratis Untuk Warga Terdampak Covid-19

Gara Gara Covid 19, Pedagang Ikan Tak Bisa Lelang Bandeng
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  13 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  12 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber