Berita Terbaru :
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Makan Ikan Bersama Santri dan Menteri Susi Molor 3 Jam
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 02-11-2018 | 14:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sekitar 12 ribu santriwan-santriwati Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton Probolinggo, berkumpul di lapangan sekitar ponpes sejak Jumat (2/11) pagi.


Mereka berkumpul guna mengikuti makan ikan massal, yang sesuai rencana akan dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastutik dan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.
 
Jalannya acara pemecahan rekor museum rekor dunia Indonesia makan ikan massal bersama santri ini, sempat molor hingga 3 jam lamanya. Ribuan santri ini kepanasan dan beberapa harus dievakuasi karena lemas dehidrasi.
 
Beruntung akhirnya menteri susi datang dan menyapa santri yang lama sudah menunggu. Dalam kesempataan ini, menteri susi menyerahkan 4,5 ton ikan laut ke pengasuh pendok pesantren.
 
Usai berdoa, sebanyak 12 ribu santri ini langsung menyantab nasi dengan lauk pauk aneka olahan ikan laut.
 
Salsabila, salah satu santri ini misalnya, di pondoknya sudah ada agenda rutin makan ikan laut. Ikan laut sendiri kaya akan fitamin dan omega. Dalam sambutannya, menteri meminnta maaf atas keterlambatan datang pada acara ini.
 
Pondok Pesantren Nurul Jadid kali ke dua mendapat rekor muri, sebelumnya, salah satu ponpes terbesar di jawa timur bagian timur ini memperoleh rekor muri santri makan nasi tabeg dengan jumlah 8 ribu santri.

Kali ini, memperoleh rekor muri lagi makan ikan bersama santri dengan jumlah santri mencapari 12.110 santri.   Menurut Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pujiastuti, Jawa Timur dan Jawa tengah secara nasional, warganya paling sedikit mengkosumsi ikan laut.
 
Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang menjadi motifator menjadi pengusaha dari kecil terlebih dulu.
 
Susi sendiri bertekat akan terus mengkampanyekan gemar makan ikan, ke santri-santri pondok pesantren di Indonesia. (yos)

Berita Terkait

Kementerian Kelautan Ajak Masyarakat Gemar Ikan

Makan Ikan Bersama Santri dan Menteri Susi Molor 3 Jam

Tingkatkan Kecerdasan, Pelajar Surabaya Ikuti Gerakan Makan Ikan Bersama

Pelajar Jatim Berlomba Kreasi Makanan Berbasis Ikan Laut
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  7 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  8 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  3 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber