Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Warga demo korupsi embung dengan melakukan seni teatrikal di depan kantor kejaksaan negeri Madiun. foto: heru
Puluhan Warga Berunjuk Rasa Desak Kejaksaan Tuntaskan Kasus Embung
Kamis, 28-05-2015 | 19:52
Oleh : Heru Kuswanto
Madiun pojokpitu.com, Molornya penuntasan dugaan korupsi proyek Embung Pilangbangu, membuat puluhan warga di Madiun menggelar unjuk rasa. Para pengunjuk rasa yang tergabung dalam LSM Walidasa dan From merah putih tersebut, menuntut tim penyidik kejaksaan Madiun segera menetapkan tersangka atas kasus embung ini.

Puluhan warga yang tergabung dalam LSM Walidasa dan From merah putih, kembali menggelar unjuk rasa di depan kantor kejaksaan Madiun. Aksi unjuk rasa yang mereka lakukan untuk mendesak pihak kejaksaan Madiun, agar segera menetapkan tersangka dan menindak lanjuti kasus proyek embung Pilangbangu senilai Rp 18,7 milyar.

Namun sebelum melontarkan tuntutannya, para pengunjuk rasa berorasi di depan kantor kejaksaan Madiun, dalam dalam orasinya tersebut, pendemo menilai tim penyidik kejaksaan Madiun dinilai lamban dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek embung yang berlokasi di kelurahan Pilangbangu, kecamatan Kartoharjo, kota Madiun.

Selain berorasi para pengunjuk rasa , melakukan treatikal tebar bunga ke jenazah yang hanya memakai celana. Tidak hanya itu, mereka juga menghambur- hamburkan krupuk yang sudah mlempem, sebagai simbul mlempemnya kinerja kejaksaan Madiun dalam menuntaskan kasus proyek embung,

Sementara dalam unjuk rasa yang digelar lebih dari 20 warga ini, mendapat pengamanan cukup ketat dari pihak kepolisian Polres Madiun kota. Sedangkan aksi tersebut membuat jalur lalu lintas di jalan raya Pahlawan kota Madiun padat merayap.(tur)





Berita Terkait


Puluhan Warga Berunjuk Rasa Desak Kejaksaan Tuntaskan Kasus Embung

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber