Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Pagelaran Jazz On Museum Ajang Konser Komunitas Musisi Jazz Lokal
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 28-10-2018 | 09:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Musisi-musisi jazz Jawa Timur menyuguhkan alunan harmoni musik jazz disebut jazz on museum yang betempat di Depan Museum Probolinggo Jawa Timur.

Beda dengan pendahulunya seperti jazz gunung, Jazz museum merupakan ajang konser komunitas musisi jazz lokal jawa timur dengan format lagu-lagu daerah dan lagu perjuangan.

Pembuka awal, penampilan JJ etnik dengan permainan alat musik sape yang berasal dari Kalimantan. Lagu Perjuangan Indonesia Pusaka, mampu membius penonton untuk tegap berdiri.

Meski musisi lokal, namun aksi permainan alat musik sampai suara dari sang vokalis bisa memakau penonton, bahkan permainan bass juga sangat apik.

Suasana sejuk dan menikmati alunan jazz dibawah pesawat tempur bekas penjajahan belanda, kembali mengingatkan memori masa lalu.

Bedanya jazz museum dengan jazz yang lain, jazz museum menyuguhkan lagu-lagu daerah masa lalu hingga lagu daerah yang saat ini lagi hits. Tidak hanya itu, lagu-lagu perjuangan juga disuguhkan dalam jazz ini.

Wandra, salah satu bintang tamu berasal dari Banyuwangi, yang sekaligus pelantun lagu kelangan sangat apik dalam membawakan komposisi dalam bentuk jazz.
Wandra yang biasa menyanyikan lagu-lagunya dalam alunan dangdut, justru sangat berbeda saat diaransemen menjadi jazz.

Wandra saat diwawancara usai membawakan lagu-lagu andalannya, mengaku sangat takjub dengan konser jazz yang satu ini, apalagi justru lagu-lagunya, lagu daaerah dan perjuangan.

Meskipun hanya musisi jazz lokal jawa timur, namun permainan alunan musik mereka mampu membius penonton.

Diharapkan dengan digelarnya jazz on museum tahun ini, dan sudah ada jazz gunung dan jazz bromo, kedepannya Jawa Timur bisa menjadi kiblat musik jazz di negeri ini. (yos)



Berita Terkait

Pagelaran Jazz On Museum Ajang Konser Komunitas Musisi Jazz Lokal
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  20 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  19 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  6 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  17 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber