Berita Terbaru :
Lima Guru Positif Covid-19, Begini KBM di SDN Plaosan 1
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
   

Aplikasi Ini Dijamin Dapat Membantu Anak Belajar Ilmu Alam
Pendidikan  Minggu, 28-10-2018 | 04:06 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Berkembangnya dunia teknologi membuat metode belajar mengalami pergeseran. Melihat anak-anak zaman sekarang lebih gemar bermain game di gadget, Matata Corp meluncurkan aplikasi terbarunya di bidang pendidikan.

Aplikasi yang diberi nama Bantu Belajar IPA 3 dari seri Bantu Belajar ini merupakan sebuah terobosan baru yang dirancang untuk membantu siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) dalam belajar.

CEO Matata Corp Irna Rasad mengatakan, Bantu Belajar IPA 3 ini untuk anak-anak SD mempelajari ilmu alam dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Dia mengklaim, aplikasi itu dapat memudahkan anak-anak memahami subjek dan mempelajarinya melalui sebuah permainan yang menyenangkan.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga dirancang sesuai Kurikulum Nasional Indonesia serta menggunakan buku cetak yang dipakai di sekolah-sekolah nasional sebagai panduan.

"Kami sudah lama merisetnya sejak tahun 2015 lalu. Mempelajari segala kebutuhan anak-anak untuk gemar belajar dengan cara fun. Dan kami temukan aplikasi ini dengan gambar menarik dan juga game yang akan menyenangkan," ungkap Irna Rasad, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Chairman Matata Corp Enrico Pitono menambahkan, pihaknya juga berharap aplikasi ini membuat anak-anak tertarik dengan subjek yang mereka pelajari. Karena menurutnya, metode belajar yang menyenangkan akan membuat anak-anak semakin senang untuk mempelajarinya.

"Kita akan tertarik dengan subjek tertentu jika kita dapat mengaitkannya ke diri sendiri. Dengan Bantu Belajar, kami menunjukkan bagaimana (misalnya) fisika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Enrico Pitono.

Aplikasi ini telah diuji coba di beberapa sekolah dan menemukan bahwa anak-anak bertahan lebih lama dalam belajar dengan aplikasi tersebut. Tingkat pemahaman pun lebih tinggi. Anak-anak berhasil menguasai inti dari suatu subjek yang secara tradisional yang umunya membutuhkan waktu 2 minggu, kini hanya 2 jam dengan aplikasi ini.

"Akan jauh lebih menyenangkan belajar lewat permainan daripada sekadar membaca buku cetak," kata Enrico diamini Ina Rasad.

Dalam pengerjaannya, Matata bekerja sama dengan Yayasan Matahati Kita Indonesia, sebuah organisasi nirlaba, agar aplikasi ini bisa dengan cepat diterima anak-anak dan juga guru-guru di sekolah. (mg7/jpnn/yos)


Berita Terkait

Aplikasi Ini Dijamin Dapat Membantu Anak Belajar Ilmu Alam
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  7 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  11 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber