Berita Terbaru :
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
Menikmati Bakso Lobster Saat Libur Panjang
Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Seikhlasnya
Selama Juni, PMI Surabaya Sudah Menerima 282 Pendonor Plasma Untuk Penderita Covid-19
Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Long Weekend, KWJ Mulai Dipadati Wisatawan
Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
   

Kenapa Jerawat Sering Muncul di Tempat yang Sama
Life Style  Kamis, 25-10-2018 | 22:11 wib
Reporter :
Jerawat. Foto Familinia
pojokpitu.com, Pernahkan Anda dibuat kesal dengan jerawat yang terus-terusan muncul di tempat yang sama. Habis hilang, muncul lagi dan lagi, pokoknya mengganggu! Tenang, bukan hanya Anda yang mengalaminya karena ini masalah yang umum terjadi. Kira-kira, apa ya penyebabnya?

1. Memakai kosmetik yang salah

Waspada dengan kandungan yang ada di kosmetik Anda! Beberapa kosmetik bersifat komedogenik, sehingga bisa menyebabkan penyumbatan di pori-pori dan jerawat. Jika ada area spesifik di wajah yang terus-menerus berjerawat, sebaiknya cek label pada kosmetik Anda. Idealnya, semua produk kosmetik haruslah nonkomedogenik.

2. Produk rambut

Pernah, kan, mendapati jerawat yang berkumpul terus-menerus di dahi? Jangan salahkan poni atau penataan rambut Anda, ya. Jerawat yang muncul di dahi bisa disebabkan oleh semprotan rambut dan minyak rambut yang Anda gunakan sehari-hari.

Saat Anda menyemprotkan atau mengoleskannya ke rambut, bisa saja sisanya mengenai area dahi. Dan karena produk tersebut tidak dibuat untuk kulit wajah, maka bisa menimbulkan jerawat.

3. Sering menyentuh wajah

Tanpa disadari, sebagian orang sering menyentuh wajah saat sedang melakukan aktivitas tertentu. Kebiasaan ini bisa mentransfer bakteri dari tangan ke wajah, yang kemudian memicu jerawat. Apalagi jika Anda baru mengonsumsi makanan berminyak lalu menyentuh telinga atau dagu tanpa mencuci tangan dahulu. Ingat, tangan adalah sumber kuman, jadi hindarilah menyentuh wajah dengan tangan.
4. Memencet jerawat

Memencet jerawat akan memicu terjadinya kerusakan atau jaringan parut pada kelenjar minyak. Hal inilah yang kemudian memicu jerawat muncul kembali. Selain itu, mengutak-atik jerawat bisa menyebarkan bakteri ke lokasi yang berdekatan, menyebabkan jerawat yang sama terlihat muncul kembali padahal merupakan jerawat yang baru.

5. Jerawat kistik

Jerawat terbagi menjadi tiga tipe, yaitu jerawat komedo, jerawat radang, dan jerawat kistik. Ketiga tipe jerawat tersebut dapat menimbulkan jerawat yang berulang di tempat yang sama. Tapi, jenis jerawat kistiklah yang biasanya selalu muncul di tempat yang sama.

Jerawat kistik cenderung muncul pada orang dengan kulit berminyak. Remaja, wanita, dan orang tua dengan ketidakseimbangan hormon bisa mengalaminya. Biasanya jerawat ini dapat membaik seiring usia. Tapi, bekasnya sulit menghilang dengan sendirinya.(RS/ RVS/klikdokter)

Berita Terkait

Apakah Manis Bisa Memicu Jerawat ?

Kenapa Jerawat Sering Muncul di Tempat yang Sama

Mungkin Mitos, Benarkah Pil KB Bikin Jerawatan?

Begini Caranya Atasi Wajah Berjerawat
Berita Terpopuler
Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  8 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  10 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  4 jam

Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
Covid-19  12 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber