Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Euforia kaum perempuan, fenomena bangkitnya barisan emak-emak ini antara lain dipicu oleh kondisi ekonomi yang makin sulit belakangan ini. Foto dok pojokpitu.com
Inilah Fenomena Sandi dan Harapan Para Emak-Emak
Rabu, 24-10-2018 | 15:01 wib
Oleh : Siane Indriani
Surabaya pojokpitu.com, Setiap kampanyenya pasangan Capres Cawapres Prabowo Sandi tak pernah lepas dari kerumunan para kaum perempuan alias emak-emak dari berbagai kalangan mulai yang kalangan elit sampai kalangan bawah termasuk para pedagang pedagang pasar. Sejak awal, ketika Capres Cawapres nomor 02 mendaftarkan diri di KPU.

Bahkan secara eksplisit Sandiaga Uno menyatakan akan mengusung partai emak-emak sebagai salah satu prioritasnya.  Sejalan dengan visi misi utama yang diusung, kemandirian ekonomi dan menjamin harga sembako murah. 

Bagai bola salju yang bergulir, para emak-emak mulai bergerak secara cepat dan masif mengimbangi gerakan super cepat Sandiaga Uno yang hampir setiap hari turun langsung mengunjungi pusat-pusat perekonomian mengunjungi para emak-emak di pasar-pasar tradisional. Sandi dengan lincahnya melebur dengan emak-emak , tanpa seremonial yang kaku, berdialog langsung tanpa protokoler ataupun pengawalan yang ketat. Bahkan beberapa Sandi melarang ajudan-ajudan menghalanginya saat dia dikerubuti bahkan diuyel-uyel oleh emak-emak yang berebut selfi.

Pesona Sandi dengan cepat segera menghipnotis kaum perempuan. Wajahnya yang charming, membuat setiap emak rela berdesakan hanya untuk sekedar berfoto selfi. Lihat saja saat berkunjung ke Surabaya beberapa waktu lalu, sejak  tiba di Bandara Juanda, hingga ke  PGS di Pasar Tembok mayoritas emak-emak yang terus mengerubutinya.  Dengan sabarnya Sandi melayani para emak-emak berselfi ria hingga membuatnya bergerak lambat , terjepit diantara emak-emak . Tak jarang emak-emak ini memaksa Sandi menerima kalungan bunga, menandatangani buku, memakan kue yang diberikan kepadanya, mencubit pipi bahkan memeluknya.

Dari hari ke hari pergerakan para emak-emak akhinya bergulir semakin sistematis. Kini bukan sekadar tim hore pasangan Prabowo Sandi.  Saat ini mulai banyak organisasi relawan-relawan emak-emak yang terbentuk secara swadaya , misalnya Permakbodi (Persatuan Emak-emak Prabowo Sandi), PEPES, Emak-emak pro NKRI.  Setiap relawan memiliki anggota yang direkrut lintas partai bahkan dari kalangan independen  melalui jaringan-jaringan medos, pertemanan dll.  Permakbodi misalnya kini telah memiliki cabang di seluruh kota di Indonesia.  Wadah yang terbentuk secara cepat inipun banyak kebanjiran anggota baru, sehingga menambah energi postif bagi terbentuknya relawan khusus emak-emak.  Permakbodi yang diketuai oleh Diantri Lapian akan menyiapkan program nyata pemberdayaan ekonomi UMKM Ok Oce sebagaimana yang telah diusung Sandi di DKI Jakarta. Program ini  nantinya akan diluncurkan secara nasional, dengan menampung  masyarakat yang ingin membuka usaha dan membuka lapangan kerja baru.

Awalnya boleh saja banyak yang mengira para emak-emak ini sekedar tim hore,  yang ingin berselfi ria terpesona oleh wajah ganteng Sandi.  Namun jangan dulu menganggap enteng para emak-emak dan menuduh Sandi memanfaatkan wajah gantengnya. Dalam setiap  wadahnya emak-emak ini memiliki beragam program kerja yang nyata,  mulai dari aktivitas bersama sekedar ngopi-ngopi bareng membuat seragam kampanye, mengumpulkan dana untuk korban bencana alam, pemberdayaan ekonomi hingga  membentuk tim relawan dan menggalang pemilih bahkan hingga ke TPS. Nantinya barisan para emak ini juga akan siap mengawal TPS dari segala bentuk kecurangan bahwa melawan money politic. 

Euforia kaum perempuan, fenomena bangkitnya barisan emak-emak ini antara lain dipicu oleh kondisi ekonomi yang makin sulit belakangan ini. Makin tingginya harga-harga kebutuhan pokok akibat naiknya nilai tukar dollar, tak ayal menjadikan semakin  banyak masyarakat yang mengalami dampaknya. Dampak yang terberat dialami oleh kaum perempuan yang dalam keluarga bertindak sebagai pengatur ekonomi rumah tangga.  Dalam berbagai kopdar (kopi darat) antara kaum emak-emak , yang paling banyak mengeluhkan tingginya harga-harga kebutuhan pokok. 

Mereka mendambakan pemimpin yang bisa membawa negara kemandirian ekonomi,  tidak tergantung pada investasi asing dan impor barang kebutuhan pokok dan yang terpenting memperbesar peluang kerja.  Keluhan sederhana para emak-emak ini seolah-olah mendapatkan jawaban dari sosok  Sandiaga Uno yang secara langsung mengunjungi mereka, dengan sabarnya melayani keluhan emak-emak di pasar-pasar, di kampung-kampung tanpa mengenal lelah.  Lihat saja jadwal perjalananya, setiap hari penuh dari pagi hingga malam.  Mulai senam pagi, keluar masuk pesantren, mengunjungi pasar-pasar, berdialog dengan emak-emak dan milenial, mengunjungi kampung-kampung dan pusat-pusat kegiatan perekonomian. Dan esok sudah bergerak ke kota lain, demikian seterusnya.  Keterlibatan emosional inilah yang akan menjadikan mereka, khusus para emak-emak  akan berjuang  tanpa pamrih demi memenangkan Capres-Cawapres  pujaan mereka. Harapan tinggi para emak ini semoga bisa diwujudkan nantinya. 

Penulis : Siane Indriani (Koordinator Permakbodi Surabaya Sidoarjo, Koordinator Ok Oce Surabaya, Caleg Gerindra DPR RI Dapil Jatim I)
 




Berita Terkait


Inilah Fenomena Sandi dan Harapan Para Emak-Emak

Sandiaga Uno Janji Ciptakan Lapangan Kerja

Sandiaga Uno Kunjungi Buruh Pabrik Tembakau

Sandiaga Batal Laporkan RS Dengan Alasan Kemanusiaan


Sandiaga Uno Sesalkan Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Cawapres Sandiaga Uno Disambut Histeris Ribuan Masyarakat Sumenep

Di Madiun Sandiaga Uno Soroti Lampu Kuning Sektor Ekonomi

Ngopi Bareng Bersama Cawapres, Sandiaga Uno Jadi Rebutan Emak-Emak Foto Selfie
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber