Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

UPPA Polres Tulungagung Gelar Rekontruksi dan Pasang Garis Polisi di Lokasi Pencabulan
Selasa, 23-10-2018 | 15:03 wib
Oleh : Agus Bondan, Muhammad Imron Danu
Tulungagung pojokpitu.com, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resot Tulungagung, melakukan olah TKP di rumah Roni alias Kabul pelaku tindak asusila homoseksual dengan korban anak anak di bawah umur, di Dusun Pasir Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.

Dalam rekontruksi ini, polisi meminta korban mempergakan sejumlah adegan mulai dari pelaku masuk kedalam lokasi cafe hingga pelaku  melakukan perbuatan cabulnya cabulnya, korban diciumi pipi kanan dan kirinya, kemudian bibir serta oral sex dengan cara kemaluan korban di masukkan ke dalam mulut tersangka.

Kanit UPPA Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Retno Puji Astuti mengatakan, kedatangan polisi ke rumah yang sekaligus dijadikan cafe remang-remang milik pelaku tersebut, untuk melakukan rekontruksi, polisi juga menhadirkan korban.

"Hasilnya polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa seprei dan pakaian korbanya yang tertinggal di lokasi kejadian. Setelah melakukan rekontruksi, polisi memasang garis polisi di cafe dan depan rumah pelaku," ujar Ipda Retno Astuti.

Polisi juga mengamankan 3 perempuan penjaga cafe, yang juga sebagai saksi yang mengatahui saat pelaku melakuan aksi cabulnya.

Sebelumnya UPPA Satreskrim Polres Tulungagung, telah menangkap Roni alias Kabul, karena diduga telah melakukaan pencabulan terhadap laki-laki yang msih dibawah umur. (yos)




Berita Terkait


Unit PPA Tangkap 3 Pelaku Cabuli Gadis 14 Tahun Secara Bergiliran

Cabuli Bocah 8 Tahun, Seorang Pemuda Diseret Masuk Bui

Hamili Keponakan di Bawah Umur, Kakek Bejat Masuk Bui

Sodomi Belasan Siswa, Seorang Guru SMK Negeri Ditangkap Polisi


Pencabulan dan Penyebaran Foto Anak di Media Sosial, Korban Laporkan Pelaku

UPPA Polres Tulungagung Gelar Rekontruksi dan Pasang Garis Polisi di Lokasi Pencabulan

Siswi SMK Jadi Korban Pencabulan Pria Mengaku Guru

Vonis Ditunda, Orang Tua Korban Pencabulan Marah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber