Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Santri Harus Melek Informasi Agar Tidak Menjadi Korban Berita Hoax
Selasa, 23-10-2018 | 08:18 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Momentum hari santri nasional tahun 2018, harus dimaknai berbeda oleh santri di Indonesia. di era modern saat ini santri harus melek teknologi dan informasi atau melek media, agar tidak menjadi korban berita hoaks yang saat ini semakin merebak.

Selain itu, santri juga harus mampu memahami nformasi dari sejumlah media, sehingga santri mampu kritis dan selektif dalam menerima informasi untuk mencegah masuknya paham radikal di lingkungan santri.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, pada upacara peringatan hari santri nasional, yang diikuti oleh sekitar 200 santri yang berasal dari sejumlah pondok pesantren yang tersebar di  Kabupaten Pasuruan.

Iryad Yusuf menambahkan, santri jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang disampaikan oleh sejumlah media, baik media cetak, media elektronik, maupun media online, terutama informasi yang belum pasti kebenarannya atau berita hoaks.

"Dengan memahami informasi yang diberikan oleh media , diharapkan santri mampu untuk kritis dan selektif dalam menerima informasi, untuk mencegah masuknya paham radikal di lingkungan santri," jelas Irsyad Yusuf. (yos)

Berita Terkait


Ratusan Pesilat Ikut Peringatan Hari Santri Nasional

Karnaval Semangat Kebersamaan di Hari Santri

Pawai Obor Meriah di Malam Hari Santri

Santri Harus Melek Informasi Agar Tidak Menjadi Korban Berita Hoax


Peringatan Hari Santri, Ribuan Santri Padati Makam di Tengah Lumpur Lapindo

Pakai Peci, Ratusan Anggota Polres Mojokerto Peringati Hari Santri Nasional

Ribuan Santri Ikut Apel Akbar Hari Santri

Hari Santri, Peserta Apel Kenakan Baju Muslim

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber