Berita Terbaru :
Di Kabupaten Probolinggo, Positif Covid Bertambah 6 Orang, Total Menjadi 83 Orang
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Banjir Bandang Terjang Pantura
Tekan Penyebaran Covid-19, Warga Dirikan Kampung Tangguh Secara Swadaya
   

Pameran Tunggal Lukisan Cat Air Karya Wahyu Sigit Priyo Utomo
Rehat  Selasa, 23-10-2018 | 03:13 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Jika kebanyakan lukisan menggunakan cat minyak, tidak bagi pelukis berikut ini Wahyu Sigit Priyo Utomo yang memilih menggunakan cat air. Seperti yang ditunjukan dalam pameran tunggalnya yang digelar di salah satu hotel di Surabaya mulai 17 Oktober hingga 20 November.

Ada beberapa tema seperti human interest, budaya, atau lingkungan yang diaplikasikan dalam lukisan. Seperti lukisan Balai Pemuda Surabaya, Pasar Jetis Sidoarjo, Pelabuhan Prigi Trenggalek, atau Pasar Tradisional di Semarang.

Semua lukisan ia lukis dipengaruhi dengan ilmu arsitek yang pernah dipelajari. Yakni kental dengan perspektif, komposisi, keindahan cahaya, suasana dan point of interest. Dari teknik melukis, pelukis asal sidoarjo ini lebih menghasilkan gaya impresionis dan naturalis.

Untuk harga , sigit membandrol lukisannya mulai Rp 3 juta hingga Rp 12 juta. Dari hasil penjualan di pameran lukisan ini akan ikut disumbangkan untuk korban bencana alam di Palu dan Donggala. (pul)

Berita Terkait

Peduli Covid 19, Lukisan Burung Garuda Dilelang Rp 100 Juta

Riuhnya Wajah Perempuan dan Anak Anak dalam Lukisan Yayak Yatmaka

Angkat Budaya Lokal, Seniman Tulungagung Gelar Pameran Lukis Cethe

Paduan Karya Seni Rupa dan Sastra Dalam Pameran
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  6 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  8 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  7 jam

Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber