Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Peringatan Hari Santri, Ribuan Santri Padati Makam di Tengah Lumpur Lapindo
Senin, 22-10-2018 | 17:07 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Dalam rangka memperingati Hari Santri, ribuan santri kunjungi makam yang memiliki sejarah di tengah kolam penampungan lumpur Lapindo, Desa Jati Rejo Kecamatan Porong Sidoarjo. Makam almarhum Kyai Haji Anas Al Ayuby dikenal sebagai ulama NU yang mempunyai karismatik dalam mensiarkan ajaran Ahlussunah Waljamaah.

Wisata religi makam Kyai Haji Anas Al Ayuby di dalam kolam penampungan lumpur Lapindo di Desa Jatirejo Porong ini dipadati petakziyah dari berbagai wilayah. Mereka berbondong-bondong mendatangi makam Kyai Haji Anas Al Ayuby, ulama Nahdlatul Ulama.
 
Konon Kyai Haji Anas Al Ayuby adalah seorang ulama yang gigih dalam mengajarkan ajaran Ahalussunah Waljamah di wilayah Desa Jatirejo yang berpenghuni aliran di luar NU. Almarhum dengan sabar mensyiarkan ajaran NU atas perintah Kyai Haji Idris Kamali menantu dari Syekh Kyai Haji Hasyim Ashari sebagai guru mengaji hingga mendirikan Pondok Pesantren Nurul Hikmah pada tahun 1966 silam.
 
Untuk itu, dalam peringatan Hari Santri ini ribuan santri berbondong-bondong ke makam Kyai Haji Anas Ayuby. Mereka menghormati dan ucapan terima kasih atas perjuanganya di kala masih hidup.
 
Menurut istri almarhum Kyai Haji Anas Al Ayubi, Dewi Ainun Mariyah mengatakan, almarhum Kyai Haji Anas Al Ayubi dikenal sebagai sang guru yang mempunyai kepribadian peramah dan penyabar. "Dari sebagai guru ngaji tersebut, ia mendirikan Ponpes Nurul Hikmah yang sekarang berganti nama Ponpes Bil Hasan Asadiyin," kata Dewi Ainun Mariyah, Istri Kh Anas Al Ayuby.
 
Makam almarhum Kyai Haji Anas Al Ayuby ini terpendam lumpur Lapindo sejak tahun 2016 silam akibat human error. "Makam ini kemudian tetap dilestarikan dan dijadikan wisata religi atas permintaan Kyai Haji Adurrahman Wahid atau Gus Dur usai wilayah Jetirejo terkena luberan lumpur Lapindo," tutur Sugiono, Ketua MWCNU Porong.
 
Tradisi peringatan haul ulama ini bertujuan untuk selalu mengingatkan umat Islam dengan hal kematian. Pasalnya, setiap insan yang hidup di dunia pasti mengalami hal yang sama yaitu kematian agar bisa berbuat kebaikan dan kebajikan dan menjauhi larangannya.(end)

Berita Terkait


Ratusan Pesilat Ikut Peringatan Hari Santri Nasional

Karnaval Semangat Kebersamaan di Hari Santri

Pawai Obor Meriah di Malam Hari Santri

Santri Harus Melek Informasi Agar Tidak Menjadi Korban Berita Hoax


Peringatan Hari Santri, Ribuan Santri Padati Makam di Tengah Lumpur Lapindo

Pakai Peci, Ratusan Anggota Polres Mojokerto Peringati Hari Santri Nasional

Ribuan Santri Ikut Apel Akbar Hari Santri

Hari Santri, Peserta Apel Kenakan Baju Muslim

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber