Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Beruntung 30 rumah tersebut mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat dan swadaya desa. Foto Syarwani
Di Nganjuk 30 Rumah Tak Layak Huni Kena Renovasi
Senin, 22-10-2018 | 06:21 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Sebanyak 30 rumah di salah satu desa di Nganjuk dalam kondisi tak layak. Rumah terbuat dari kayu dan anyaman bambu. Juga sebagian bangunan mulai keropos dan rawan ambruk.

Rumah tak layak huni itu berada di Desa Mabung Kecamatan Baron Nganjuk. Warganya hidup dalam keterbatasan ekonomi, sehingga tidak mampu merenovasi rumahnya. Padahal kondisi itu sangat mengancam keselamatan penghuni rumah, sebab selalu bocor saat hujan turun.

Namun sejumlah warga kini merasa lega setelah adanya bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR, dalam bantuan stimulan perumahan swadaya atau BSPS.

Menurut Satiran Kades Mabung, namun karena bantuan terbatas, sehingga hanya 10 rumah tak layak huni disokong dana dari pihak desa. "Sementara masih ada 5 rumah tak layak huni yang luput dari bantuan," jelas Satiran.

Pihak desa berupaya kembali mengusulkan bantuan progran tersebut ke pemerintah pusat. Ditargetkan sisa rumah yang belum dilakukan bedah rumah akan dibangun pada tahun 2019 mendatang.

Berita Terkait


Mbah Mitun Menangis Haru Pasca Rumahnya Selesai Dibedah

Biasa Menenteng Senjata, Kini Puluhan Marinir Bedah Rumah Nenek Tua Sebatang Kara

Dinding Dari Anyaman Bambu, Polres Malang Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Desa Jatiguwi

Di Nganjuk 30 Rumah Tak Layak Huni Kena Renovasi


Muspika Plus dan Komunitas Tuber Bedah Rumah Lasmini

Kades ini Bersimpati Dengan Aksi Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Bedah Rumah Citro Diwangsan Disoal

Ini Temuan DPRD Lumajang Dalam Pelaksanaan Bedah Rumah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber