Berita Terbaru :
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
   

Tradisi Mandi Kucing, Ritual Petani di Jombang Meminta Hujan
Mataraman  Sabtu, 20-10-2018 | 11:21 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Para petani memiliki tradisi unik dalam meminta turun hujan di musim kemarau, di Dusun Banjarsari Desa Bareng Kecamatan Bareng Jombang, petani setempat berbondong-bondong mendatangi pertigaan lokasi kegiatan ritual minta hujan. Dengan membawa tumpeng hasil bumi, mereka berkumpul untuk menggelar doa bersama.

Selain membawa tumpeng, warga juga membawa seekor kucing yang akan jadi bagian dari ritual. Kucing telon 3 warna ini menjadi ikon rituan yang bernama mandi kucing.

Sebelum ritual mandi kucing, tokoh desa membacakan doa maksud dan tujuannya digelar ritual. Usai doa selesai, kucing yang disiapkan langsung di pegangi secara bersama, tokoh desa memandikan kucing dengan air dawet yang sudah disiapkan.

Subekti, tokoh desa mengatakan, ritual ini sudah jadi warisan leluhur untuk  berdoa minta hujan kepada yang diatas,  pasca dimandikan kucing langsung dilepas.

"Warga berharap kegiatan ini, bisa membantu petani yang sedang membutuhkan air untuk irigasi lahan pertaniannya," ujar Subekti.

Kegiatan ritual mandi kucing ini sudah menjadi tradisi warisan nenek moyang yang selalu dijaga petani di kawasan ini.

Mereka berkeyakinan ritual dan doa yang disampaikan bisa mendatangkan hujan. Apalagi musim kemarau yang terjadi sudah membuat petani ini kebingungan untuk mengairi sawahnya. (yos)

Berita Terkait

Tradisi Pariopo Hodo Dipercaya Dapat Menurunkan Hujan

Berharap Segera Turun Hujan, Warga Ritual Dengan Cara Menggelar Tari Tarian

Tradisi Mandi Kucing, Ritual Petani di Jombang Meminta Hujan
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  4 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber