Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sidoarjo Masuk 5 Besar
Jum'at, 19-10-2018 | 14:20 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian klinik kesehatan di daerah Desa Kureksari Kecamatan Waru Sidoarjo.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, persoalan angka kematian ibu melahirkan menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi semua pihak. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus serius memperhatikan.
 
Bagi para ibu yang sedang hamil untuk memastikan periksa kehamilannya dengan rutin tiga kali hingga empat kali pemeriksaan. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas hingga ke klinik kesehatan, agar ibu-ibu hamil untuk intensif melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Ibu- ibu hamil harus memastikan pada saat nifas bisa mendapatkan percepatan pelayanan, karena telat pelayanan berpotensi terjadinya angka kematian ibu," jelas Khofifah.

Angka kematian ibu melahirkan di Sidoarjo terbilang relatif tinggi, dan masuk 5 besar peringkat di Jatim. Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Saifuddin meminta masyarakat punya kesadaran tentang pentingnya kesehatan. Guna mengurangi indeks kematian ibu hamil. "Fasilitas kesehatan di Sidoarjo sudah cukup mewadahi, karena tiap kecamatan ada dua faskes," kata Nur Ahmad Saifuddin. (pul)

Berita Terkait


Begini Kata Khofifah Tanggapi Pembakaran Bendera di Garut

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sidoarjo Masuk 5 Besar

Mampir Ke PSLI, Khofifah Dikeroyok Pelukis

Resmi Ditetapkan KPU, Demokrat Pastikan Khofifah-Emil Teruskan Keberhasilan Pakde


Khofifah Yakin 2019 Biaya SPP SMA/SMK Gratis

Khofifah Ajak Muslimat Nu Berpartisipasi Dalam Pemilu

Gubernur Jatim dan Khofifah Ikut Sholat Ied di Masjid Al Akbar Surabaya

Khofifah Indar Parawansah Komitmen Mendukung Jokowi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber