Berita Terbaru :
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Sebanyak 140 Pelukis Indonesia Tampilkan Karyanya di PSLI
Metropolis  Sabtu, 13-10-2018 | 23:18 wib
Reporter : Selvy Wang
Pasar Seni Lukis Indonesia ini merupakan rangkaian hari jadi provinsi jawa timur ke 73 tahun. Foto: Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Event tahunan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) kembali digelar mulai 12 hingga 21 Oktober mendatang, sebanyak 140 pelukis Indonesia dari berbagai aliran lukisan ikut di acara ini.

Event tahunan pasar seni lukis ke 11ini digelar di gedung JX Internasional Surabaya, untuk memperkenalkan karyanya pada masyarakat.

Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, menjelaskan, pasar seni lukis ini merupakan ajang pertemuan antara pelukis dan pembeli, agar karya-karya pelukis Indonesia dapat terfasilitasi dan dikenal. 

"Seni lukis adalah bagian dari kebudayaan yang dibutuhkan setiap orang," jelas Soekarwo saat membuka acara pameran tersebut.

Berbagai aliran lukisan hadir disini mulai dari realis, abstrak, dekoratif, surealis hingga kontemporer.  Anis, salah satu pengunjung mengapresiasi acara seperti ini, karena dapat memfasilitasi para pelukis.

Pasar Seni Lukis Indonesia ini merupakan rangkaian hari jadi provinsi jawa timur ke 73 tahun. Bahkan, telah ditetapkan menjadi agenda tahunan oleh kementerian pariwisata. (yos)



Berita Terkait

Riuhnya Wajah Perempuan dan Anak Anak dalam Lukisan Yayak Yatmaka

Paduan Karya Seni Rupa dan Sastra Dalam Pameran

Puluhan Perupa Pamerkan Karya Lukis

Sebanyak 140 Pelukis Indonesia Tampilkan Karyanya di PSLI
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber