Berita Terbaru :
Sensasi Gowes di Gunung Bromo Disaat Bromo Masih Ditutup Untuk Wisatawan
Dhea Lukita Andriana, Pelajar Asal Tulungagung Dua Kali Terpilih Menjadi Paskibraka Nasional
Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Ditarget, Alun-Alun Surabaya Area Atas Selesai 17 Agustus
Sandang Status Zona Merah, Warga Wonocolo Buat Kampung Lalu Lintas Steril Covid-19
Pasca P21, Kejaksaan Langsung Serahkan Perkara Sekda Ke Pengadilan Negeri
Gerakan Pemulihan Ekonomi Gubenur Jatim Kunjungi Pabrik Mamin dan Kebun Coklat Mojokerto
Tidak Memiliki Ijazah Profesi, Ribuan Bidan 2025 Terancam Tutup Praktek
Hak Mendaftarkan Cabup Cawabup Bisa Diambil Alih oleh DPP
Ibu Anak Pemilik Rumah Makan Rawon Nguling Meninggal Dunia Positif Virus Corona, 20 Karyawan Di-Swab
Kebakaran Hebat Pabrik Pengolahan Kayu
Tiga Siswa Harus Naik Turun Gunung Cari Sinyal Internet
Satu Hakim Positif Covid, 10 Hakim Lainnya Isolasi Mandiri, Sidang Banyak Yang Ditunda
Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
   

Pencarian Pendaki Tewas di Gunung Semeru Dihentikan
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 12-10-2018 | 14:50 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Operasi pencarian terhadap jenazah Saidin, pendaki asal Brebes Jawa Tengah, yang tewas terjatuh saat mendaki Gunung Semeru, di Lumajang, akhirnya dihentikan.

Tim sar gabungan dari Basarnas, tim reaksi cepat BPBD Lumajang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan potensi SAR lainnya akhirnya turun dari gunung semeru.

Mereka memilih mengenhentikan pencarian, karena sesuai standart operasional prosedur, proses pencarian korban maksimal tujuh hari saja.

Sugiono, Pelatih TRC BPBD Lumajang, menjelaskan, meski sudah mengerahkan segala potensi sar yang ada, namun keberadaan jenazah Saidin, pendaki semeru yang diduga terjatuh dari pohon akibat tersesat tidak kunjung ditemukan.

"Ini lantaran teman korban yakni Affan, masih belum bisa mengingat lokasi terakhir korban meninggal. Sehingga, tim kesulitan menemukan jejak korban," jelas Sugiono.

Sebelumnya korban dan temannya Affan, mendaki gunung semeru dari jalur yang bukan semestinya, yakni jalur tawon songo. Keduanya memberanikan diri naik ke gunung semeru melalui jalur illegal, hanya berbekal GPS saja.

Saat GPS nya mati, merekapun kebingungan dan tersesat di hutan. Karena tersesat, korban naik ke pohon.

Naas, dahan pohon yang dijadikan tumpuan kakinya tejatuh bersama korban dan korbanpun tewas di tempat karena kepalanya terbentur batu. (yos)




Berita Terkait

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah

Pendaki Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Lawu

Toriq Risky Maulidan Dimakamkan di Desa Wonokalang

Pendaki Asal Amerika Serikat Tewas di Gunung Semeru
Berita Terpopuler
Ibu Anak Pemilik Rumah Makan Rawon Nguling Meninggal Dunia Positif Virus Corona,...selanjutnya
Covid-19  4 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  10 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  21 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber