Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Petugas Razia Galian C di Nganjuk Temukan Pelanggaran
Kamis, 11-10-2018 | 16:09 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Razia gabungan, Sat Pol PP, Polres, Kodim, Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, melakukan razia pada galian tambang di 3 titik wilayah di Nganjuk.

Petugas menemukan pelanggaran kedalaman galian sedalam 20 meter, yang seharusnya 15 meter. Sat Pol PP akan segera melakukan koordinasi dengan DLH, guna penindakan lebih lanjut.

Razia diawali di 2 titik di Desa Jatigreges, Kecamatan Pace, di 2 titik galian milik Mulyono, warga Kelurahan Kartoharjo, Kota Nganjuk, disini saat menanyakan surat ijin, pegawai galian tidak bisa menunjukan ijin.
 
Sehingga petugas meminta kepada pemilik untuk segera menyerahkan copy ijin ke kantor Sat Pol PP dan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara masih di desa yang sama, pada galian milik Sugiharto, warga Ngudikan Kecamatan Wilangan, petugas belum menemukan pelanggaran yang berarti.

Surat ijin masih berlaku hingga 2019, tetapi petugas berpesan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku supaya tidak menimbulkan komplain dari warga sekitar.

Selanjutnya petugas bergeser di Desa Gondang Kecamatan Pace, pada galian milik Putut Widhi Priyatno, warga Sukomoro, petugas dibuat kaget, karena kedalaman galian melebihi batas normal diperkirakan kedalaman mencapai 20 meter dan sudah keluar sumber air di bebetapa titik galian.

Dianggap membahayakan warga, petugas akan segera melakukan koordinasi dengan pemilik, karena saat di razia tidak ada seorang pegawai yang ada di lokasi galian.

Suprayogi, Kabid Penegak Perundangan Sat Pol PP, mengatakan, salah satu galian yg ada di Desa Gondang, sudah melebihi batas kedalaman yang seharusnya tidak melebihi dari 15 meter, namun kali ini ditemukan dengan kedalaman 20 meter.
 
"Dibeberapa titik sudah muncul sumber air, yang apabila musim hujan akan membahayakan warga sekitar," jelas Suprayogi.

Petugas akan segera memanggil untuk melakukan koordinasi dengan pengusaha tambang, supaya sumber air yang ada ditutup pada musim hujan tidak membahayakan warga. (yos)

Berita Terkait


Petugas Razia Galian C di Nganjuk Temukan Pelanggaran


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber