Berita Terbaru :
Baritan Tradisi Tolak Balak Warga Kemloko Usir Covid 19
   

Waspadai Pemanfaatan Isu Melemahnya Kurs Rupiah
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 11-10-2018 | 12:39 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Memasuki tahun politik Pileg dan Pilpres, ada sejumlah pihak sengaja mengadopsi isu ekonomi menjadi ajang untuk menyudutkan pihak lain. Khususnya pemerintah agar mendapat simpati publik.

Menurut Pengamat Komunikasi Publik, Adi Suparto, meminta agar masyarakat lebih obyektif. Sebab saat ini sudah banyak muncul meme yang menggunakan simbol kenegaraan, tentang melemahnya kurs rupiah terhadap dollar di sejumlah media sosial.
 
"Serbuan hoax di dunia maya ini untuk menyudutkan pemerintah, yang dianggap tak mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional," kata Adi.

Bahkan hoax tersebut dinilai sebagai upaya untuk menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Meski dianggap sebagai bentuk aspirasi dan kritik kepada pemerintahan, namun meme yang dibuat, terkesan tidak elegan dan akhirnya berbuntut pada permasalahan hukum.

"Terjadinya dampak ekonomi global ini tak hanya di Indonesia saja, sejumlah negara berkembang turut merasakan hal yang sama," jelas Adi Suparto.

Menurutnya, pemerintah dan stake holder harus memberikan sikap optimisme terhadap publik bahwa depresiasi rupiah di masa politik ini, bisa ditangani secara baik, agar stabilitas ekonomi tetap kondusif. (pul)

Berita Terkait

Waspadai Pemanfaatan Isu Melemahnya Kurs Rupiah

Airlangga Hartanto: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Kinerja Industri Otomotif

Tenang, BI Cukup Amunisi Redam Pelemahan Rupiah
Berita Terpopuler
Baritan Tradisi Tolak Balak Warga Kemloko Usir Covid 19
Peristiwa  27 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber