Berita Terbaru :
Gelombang Pasang Terjang Pemukiman, Lima Rumah Rusak
Kematian Bocah di Irigasi Membuat Orang Tua Shock
Berkat Minum Ramuan Probiotik, 41 Pasien Covid-19 Sembuh
Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Penemuan Mayat di Sungai Krapyak Gegerkan Warga Pilangkenceng
Polda dan Bonek Siap Hijaukan Surabaya Dari Covid 19
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Hasil Tes Reaktif, 3 Pengunjung Cafe Dikirim ke Rumah Karantina
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
   

Waspadai Pemanfaatan Isu Melemahnya Kurs Rupiah
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 11-10-2018 | 12:39 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Memasuki tahun politik Pileg dan Pilpres, ada sejumlah pihak sengaja mengadopsi isu ekonomi menjadi ajang untuk menyudutkan pihak lain. Khususnya pemerintah agar mendapat simpati publik.

Menurut Pengamat Komunikasi Publik, Adi Suparto, meminta agar masyarakat lebih obyektif. Sebab saat ini sudah banyak muncul meme yang menggunakan simbol kenegaraan, tentang melemahnya kurs rupiah terhadap dollar di sejumlah media sosial.
 
"Serbuan hoax di dunia maya ini untuk menyudutkan pemerintah, yang dianggap tak mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional," kata Adi.

Bahkan hoax tersebut dinilai sebagai upaya untuk menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Meski dianggap sebagai bentuk aspirasi dan kritik kepada pemerintahan, namun meme yang dibuat, terkesan tidak elegan dan akhirnya berbuntut pada permasalahan hukum.

"Terjadinya dampak ekonomi global ini tak hanya di Indonesia saja, sejumlah negara berkembang turut merasakan hal yang sama," jelas Adi Suparto.

Menurutnya, pemerintah dan stake holder harus memberikan sikap optimisme terhadap publik bahwa depresiasi rupiah di masa politik ini, bisa ditangani secara baik, agar stabilitas ekonomi tetap kondusif. (pul)

Berita Terkait

Waspadai Pemanfaatan Isu Melemahnya Kurs Rupiah

Airlangga Hartanto: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Kinerja Industri Otomotif

Tenang, BI Cukup Amunisi Redam Pelemahan Rupiah
Berita Terpopuler
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Sosok  2 jam

Penemuan Mayat di Sungai Krapyak Gegerkan Warga Pilangkenceng
Peristiwa  1 jam

Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan
Metropolis  13 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber