Berita Terbaru :
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

Musim Kemarau, Stok Beras Bulog Aman
Mataraman  Senin, 08-10-2018 | 22:14 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
stok beras di gudang bulog kediri masih melimpah. Foto: Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Musim kemarau saat ini tidak begitu mempengaruhi penyerapan beras di Bulog Sub Drive Kediri, hal ini terbukti stok beras di gudang bulog kediri masih melimpah. Bahkan bulog memperkirakan, stok saat ini masih cukup hingga pertengahan tahun depan.

Meski sempat turun hujan belakangan ini, seolah masih terhenti dan belum berlanjut sampai sekarang. Praktis, masyarakat menganggap pada bulan-bulan ini musim kemarau masih terjadi.

Kondisi ini biasanya akan mempengaruhi masa panen para petani di Pedesaan. Meskipun demikian, bulog sebagai sebagai salah satu lembaga ketahanan pengan menyatakan stok beras masih aman.

Bahkan bulog mengungkapkan, minimnya serapan belakangan ini tidak berakibat fatal bagi stok yang ada. Kepala Bulog Subdivre Kediri Defrizal, mengatakan, dari 4 gudang yang dimiliki yakni gudang Paron, Banyakan, Candirejo dan Kedodong saat ini masih tersedia 13 ribu ton.

Dengan jumlah tersebut apabila untuk kebutuhan bansos rastra, dengan asumsi kebutuhan sebanyak 2 ton untuk tiga wilayah, meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk maka cukup untuk 6 bulan kedepan. "Apalagi dibeberapa daerah kini sudah menerapkan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT)," ujar Defrizal.

Lebih lanjut menurut Defrizal, dengan banyaknya stok tersebut hal itu bisa digunakan untuk mengantisipasi kenaikan beras dengan cara menggelontorkan beras medium kepasaran.

Disisi lain, penyerapan beras di Subdrive Bulog Kediri sudah mencapai hampir 80 persen lebih. Di tingkat Jawa Timur, Kediri masuk peringkat 3.

Untuk cuaca memang ada pengaruh penyerapan yang biasanya 1 hari bisa menyerap 150 ton, saat ini hanya bisa menyerap sekitar 60 sampai 100 ton.

"Meskipun begitu, kita tetap optimis kedepan bisa memenuhi target, mengingat masih ada peluang untuk melakukan penyerapan," imbuh Defrizal. (yos)


Berita Terkait

Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

Jamin Stok Pangan, DPRD Jatim Sidak Gudang Bulog Madiun

Gor Wirabakti Lumajang Disulap Gudang Beras
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  8 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  7 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  6 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber