Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Demi Bantu Orang Tua, Riski Pilih Tak Sekolah Dan Berjualan Koran
Sabtu, 06-10-2018 | 22:19 wib
Oleh : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Seorang bocah 13, tahun tinggal di rumah kos sederhana di Kelurahan Ploso Pacitan, nekat meninggalkan bangku sekolah dan melakoni pekerjaan sebagai pedagang korban.

Riski Febiran Ade Putra, tinggal bersama ibunya, Ayu, di sebuah kos kosan sederhana. Sebelum berangkat berjualan koran, selalu menyempatkan diri untuk menyalurkan hobinya yaitu menggambar. Ya.., beberapa bulan terakhir, bocah kelahiran tahun 2006 ini, bekerja sebagai pedagang koran keliling. Cara ini terpaksa dilakoni, demi  membantu sang ibu mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.

Usai mengambil jatah koran harian, Riski, berjalan menyusuri jalanan Pacitan untuk menjajakan korannya. Meski terik panas menyengat, langkah bocah kecil tersebut tak pernah berhenti. Uang hasil jualan koran tak menentu. Meskipun berjualan koran sejak pukul 07.00 Wib pagi hingga pukul 11.00 Wib siang, ia hanya mampu menjual 10 eksemplar koran. Untuk 1 koran, Riski mendapatkan untuk Rp 2 ribu.

"Selain membantu ibu, hasilnya juga saya tabung agar bisa melanjutkan sekolah," kata Riski.

Sementara itu sang ibu, hanya bekerja sebagai buruh cuci pakaian. Ia sebenarnya tak rela, anaknya nekat berjualan koran. Namun, hal itu terpaksa dilakukan, agar mereka bisa menyambung hidup. Sebab ayah kandung Riski sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. (pul)


Berita Terkait


Demi Bantu Orang Tua, Riski Pilih Tak Sekolah Dan Berjualan Koran

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber