Berita Terbaru :
Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19
   

Korban Investasi Bodong Aksi Dukungan Terhadap Pengadilan
Mataraman  Jum'at, 05-10-2018 | 13:01 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Beny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Para korban investasi bodong PT. Brent Scurities dan PT. Brent Ventura Jakarta, menggelar aksi damai di Pengadilan Negeri Kota Kediri, Jawa Timur.

Mereka mendukung majelis hakim yang menyidangkan kasus penipuan investasi tersebut, dengan menuntut agar menjatuhkan hukuman berat kepada terdakwa direktur perusahaan efek asal ibu kota itu.

Korban keberatan terhadap penyelesaian uang milik seluruh nasabah yang berjumlah sekitar 859 orang, dengan nilai hampir Rp 1 triliun. Setelah terjadi gagal bayar melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebagaimana eksepsi terdakwa sebelumnya.

Menurut korban, Hartono, upaya PKPU dengan merestrukturisasi kredit dalam jangka waktu 5 tahun sangat merugikan nasabah. Serta tidak dapat mengindari ancaman pidana umum, yang sudah dilakukan terdakwa.

Sebaliknya para korban meminta aparat penegak hukum untuk mengusut adanya indikasi tindak pidana pencucian uang atau money laundry dalam kasus ini.

"Kedua perusahaan efek milik terdakwa tersebut telah melakukan pengalihan uang dari nasabah, tanpa memandang undang-undang otoritas jasa keuangan serta adanya sejumlah pembelian aset yang bermasalah," jelas Hartono.

Persidangan terus digelar pengadilan dengan agenda lanjutan jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap eksepsi terdakwa. Jaksa meminta majelis hakim untuk menolak seluruh eksepsi terdakwa, dan meneruskan pemeriksaan perkara penipuan tersebut dengan agenda keterangan dari para saksi.

Diberitakan sebelumnya, 35 orang warga Kediri menjadi korban penipuan investasi bodong di PT. Brent Scurities dan PT. Brent Ventura Jakarta, mereka menanamkan investasi uang mulai Rp 500 juta hingga Rp 7 miliar dengan iming-iming bunga sebesar 10,5 persen per bulan.

Tetapi dalam pembayaran bulan keempat, perusahaan menyatakan gagal bayar. Merasa ditipu, akhirnya para korban lapor ke polisi  mengingat diantara mereka ada yang menerima cek kosong.

Selain 35 warga Kediri, total korban investasi bodong ini mencapai 859 orang di seluruh Indonesia dengan nilai kerugian hampir Rp 1 triliun. Diantara uang yang diinvestasikan tersebut, sebagian ada yang berasal lembaga keagamaan dan yayasan. (yos)

Berita Terkait

Korban Investasi Bodong Aksi Dukungan Terhadap Pengadilan

Ratusan Massa Gelar Aksi Damai Tolak Pemindahan Kedubes AS di Peringatan Nakba

May Day, Buruh Gelar Aksi Damai dan Doa Bersama

Wakapolri Bilang Dua Desember Aksi Damai
Berita Terpopuler
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Pilkada  10 jam

Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan...selanjutnya
Life Style  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber