Berita Terbaru :
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
Cegah Penyebaran Covid 19, Polisi Ajak Ratusan Warga Berjemur
Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Miniatur Kendaraan Berbahan Limbah Tembus Mancanegara
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
KPU Jatim Akan Melakukan Tahapan Pilkada 15 Juni
Oknum LSM Peras Kades Terancam 9 Tahun Penjara
Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
   

Biar Tahu Rasa, KPP Pratama Ambon Ditahan KPK
Peristiwa  Jum'at, 05-10-2018 | 12:45 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Kepala Kantor Pajak KPP Pratama Ambon, La Masikamba resmi menjadi tahanan KPK. La Masikamba ditahan dengan dua rekann setelah menjalani pemeriksaan, dan ditetapkan sebagai tersangka.

La Masikamba keluar dari ruang pemeriksaan di gedung KPK dan mengenakan rompi orange baju tahanan KPK. La Masikamba tidak menjawab pertanyaan ke awak media terkait penahananya.

Selain menetapkan sebagai tersangka, La Masikamba, KPK juga menetapkan tersangka terhadap pemeriksa pajak KPP Pratama Ambon Sulimin Ratmini.

Selain itu, KPK juga menetapka pengusaha Anthony Liando sebagai tersangka. Ketiganya akan dintahan untuk 20 hari kedepan guna mempertangung jawabkan perbuatanya.

La masikaamba dan Sulimin diduga menerima suap dari Anthony. Pemberian suap tersebut terkait wajib pajak orang pribadi tahun 2016 di KPP Pratama Ambon.

Masikamba memerintahkan Sulimin untuk memeriksa laporan pajak ke Anthony. Adapun kewajiban pajak persorangan tersebut sebesar Rp 1,7 milyar hinga Rp 2,4 milyar.

Namun mereka melakukan negoisasi antara La Masikamba, Sulimin dan Anthony. Akhirnya kewajiban pajak disepakati sebesar Rp 1,03 milyar.

Atas kesempatan tersebut, ada komitmen fee sebesar Rp 320 juta. Dalam OTT ini, KPK menemukan barang bukti berupa uang Rp 100 juta buku tabungan dan ATM. (pul)

Berita Terkait

Biar Tahu Rasa, KPP Pratama Ambon Ditahan KPK
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  2 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  3 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  4 jam

Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  17 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber