Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Mantan PNS Ditangkap Polisi Karena Edarkan Sabu-Sabu dan Ganja
Jum'at, 05-10-2018 | 05:09 wib
Oleh : Moch.Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Satreskoba Polres Blitar Kota berhasil meringkus pengedar sabu yang beroperasi di wilayah blitar. Ironisnya, pelaku merupakan mantan PNS Pemkot Blitar yang sudah dipecat karena terlibat narkoba.

Lebih memprihatinkan lagi, pelaku baru saja keluar dari lapas dan kembali mengedarkan sabu-sabu dan ganja. Dia adalah Dodi Setiawan (34), warga Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti 2 poket sabu siap edar, ganja kering siap edar seberat 57,5 gram, timbangan digital, bong, alat penghisap sabu dan handphone yang digunakan pelaku untuk bertransaksi.

Dihadapan petugas, Dodi mengaku, barang haram tersebut ia dapatkan dari salah satu bandar di dalam Lapas Madiun, ia bertransaksi dengan cara ranjau, yakni barang ditaruh disuatu tempat yang berpindah-pindah.

"Saya menjadi pengedar sabu dan ganja karena tergiru keuntungan yang besar," jelas Dodi Setiawan.

Kasat Narkoba Polresta Blitar, AKP Huahila Wahyu Huwa mengatakan, pelaku pernah ditangkap tahun 2015 yang lalu karena mengedarkan sabu-sabu, yang juga menjadi taeget operasi pihaknya.

"Pelaku ditangkap saat bertransaksi dengan calon pembeli dan sasaran pelaku adalah semua kalangan," jelas AKP Huahila Wahyu Huwa.

Tersangka kini harus kembali mendekam dibalik jeruji untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Tersangka akan dijerat dengan, pasal 112 ayat 1 uu ri no 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait


Mantan PNS Ditangkap Polisi Karena Edarkan Sabu-Sabu dan Ganja

Ini Ancaman Bupati Blitar Terhadap PNS Yang Terlibat Narkoba

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber