Berita Terbaru :
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
Hari Kedua Pencarian Orang Tenggelam Diperluas Hingga 10 Kilometer
   

Ratusan Klenteng se Indonesia Ikut Kirab Budaya
Pantura  Senin, 01-10-2018 | 10:28 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Banyaknya peserta menjadikan kirab ini memecahkan rekor muri katagori kirab budaya terbayak se Indonesia. Foto Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Ratusan klenteng dari segala penjuru arah di Indonesia, mengikuti kirab budaya yang diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro.

Peserta berangkat dari Klenteng Hok Swi Bio Bojonegoro. Sebanyak 107 patung dewa bumi dari berbagai klenteng di Indonesia, seperti dari Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa berkumpul untuk melakukan kirab budaya.
 
Ritual kirab budaya ini diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali.
 
Menurut Tan Tjin Hwat Ketua Klenteng Hok Swi Bio Bojoengoro, tujuan diadakanya kirab hudaya ini memulyakan dewa bumi. Serta sebagai bentuk rasa sukur mereka yang telah mendapatkan berkah dari bumi.

Banyaknya peserta yang mengikuti kirab budaya, membuat warga dari berbagai daerah tumpah ruah memadati jalan-jalan protokol yang dilewati kirab budaya ini.
 
Sebab kirab budaya ini jarang sekali diselenggarakan. Warga mengaku senang, karena dapat melihat patung dewa bumi yang dikirab, dan menyaksikan aksi barongsai dan liang - liong. (pul)

Berita Terkait

Kericuhan Warnai Rencana Pembukaan Gembok Titd Kwan Sing Bio Tuban

Forum Umat Lintas Agama Demo Pengadilan Negeri Tuban

Pengurus Pastikan Kelenteng Kwan Sing Bio Bukan Wihara

Masjid Dengan Arsitektur Tionghoa, Mirip Klenteng Tuban
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  9 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  2 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber