Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

salah satu pemilik usaha Sentra Tenun Ikat Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Foto: Beny Kurniawan
Eksistensi Pengrajin Tenun Ikat, Dibalik Melemahnya Nilai Tukar Terhadap Dolar
Kamis, 27-09-2018 | 20:05 wib
Oleh : Unggul Dwi cahyono, Beny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Sejak sepekan terakhir ini, bahan dasar kain tenun ikat mengalami kenaikan harga. Hal ini dipicu karena fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah.

Menurut keterangan Siti Ruqoyah, salah satu pemilik usaha Sentra Tenun Ikat Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, semua bahan dasar tenun ikat merupakan produk Import asal Negara India.

Bahan baku tenun ikat yang mengalami kenaikan diantaranya, benang katun, sebelum dolar naik harga benang katun untuk per lima kilo dibandrol Rp 750 ribu kini berubah menjadi Rp 780 ribu.

"Benang Sutra sebelumnya Rp 3.380.000 naik menjadi Rp 3.400.000 Sementara benang rayon semula Rp 400 ribu berubah naik menjadi Rp 425 ribu," kata Siti Ruqoyah.

Meski bahan baku Import naik, namun Siti Ruqoyah mengaku masih tetap menjual produknya tersebut dengan harga lama. "Dengan kondisi seperti ini, saya berharap nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali menguat nantinya," imbuhnya.

Secara komulatif, Siti Ruqoyah mengaku dalam waktu satu hari ia bisa memproduksi 60 pesanan diantaranya baju jenis katun,sarung tenun, Syal dan Kain Sutra.

Tarifnya bervariatif untuk baju jenis katun satu potong, dihargai Rp Rp 315 ribu, kain sutra Rp 440 ribu, Semi Sutra Rp 320 ribu, Syal Rp 90 ribu, Sarung kualitas A agak lebih mahal dibanderol Rp 225 ribu. Sementara sarung kualitas B Rp 185 ribu.

Diketahui bahwa di Wilayah Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur, selama bertahun tahun memang dikenal sebagai daerah kampung Industri berbasis Tenun Ikat. Ditempat ini terdata, kurang lebih ada 12 pelaku usaha. (yos)

Berita Terkait


Eksistensi Pengrajin Tenun Ikat, Dibalik Melemahnya Nilai Tukar Terhadap Dolar

Pemerintah Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Demi Cinta Negeri, Forkas Tukar Dollar ke Rupiah

Antisipasi Menguatnya Nilai Mata Uang Asing, Bulog Menggelontorkan Beras Medium


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber