Berita Terbaru :
Setiajit Sudah Mengirim Surat Pengunduran Diri ke Gubernur
Penularan Masih Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka Tidak Seharusnya Dilakukan
Ritual Sembahyang Penghormatan Dewa Diwarnai Kericuhan
Joko Widodo Beri Penghargana 22 Tenaga Medis Meninggal Dan Beberapa Tokoh Nasional
Protap Hajatan di Tengah Pandemi Covid 19 Dalam New Normal
Soal Bangli Maospati, Satpol PP Koordinasi Dengan BBWS Solo
Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Luring Harus Perhatikan Protokol Kesehatan
Lima Pejabat Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Dari Gubernur Jatim
Kepala SD Meninggal Akibat Covid 19, 3 Anggota Keluarga Positif
Dijadwalkan Hari Ini, Putusan Sengketa Pemilukada Surabaya Diundur Sabtu
Enam SMA di Ponorogo Akan Jalani Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Ribuan Insan Pariwisata Terdampak Covid 19 Terima Bansos
Gubernur Jatim Akan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus Untuk Tingkat SMA SMK
Jelang Pilkada, PAN Ponorogo Belum Tentukan Rekom
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan Gedung DPRD Kabupaten Malang
   

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Rumah dan Musholla Rusak, Akibat Proyek Jalan Menuju Apartemen
Metropolis  Kamis, 27-09-2018 | 19:48 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Setelah sempat menggelar pertemuan dengan pihak pengembang apartemen, warga Tembok Dukuh, yang terdampak pembangunan jalan menuju Apartemen Gunawangsa Blok Tidar, kembali menggelar unjuk rasa. Aksi ini dipicu atas kerusakan sejumlah rumah warga, bahkan bangunan musholla akibat dampak dari proyek pembangunan jalan akses menuju apartemen tersebut.

Aksi unjuk rasa oleh puluhan warga Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan Surabaya ini, kembali digelar. Kali ini, unjuk rasa dilakukan di lokasi proyek pengerjaan jalan akses menuju Apartemen Gunawangsa Blok Tidar, yang dibangun di atas sungai, Jalan Asem Bagus Surabaya, Kamis siang.

Warga geram lantaran dampak dari pembangunan akses jalan menuju apartemen tersebut membuat sejumlah bangunan milik warga mengalami keretakan bahkan rusak. Seperti bangunan tempat tinggal milik Elsa, salah satu warga yang mengalami keretakan akibat proyek tersebut.

Meski sempat didatangi dan bagian rumah yang rusak sudah didokumentasikan oleh pihak pengembang, namun sampai saat ini dirinya belum mendapat ganti rugi dari pihak pengembang.

Selain rumah Elsa, Musholla Al Ghufron yang berada di kawasan itu juga terdampak.

Ismail, selaku perwakilan warga meminta agar pihak pengembang membongkar seluruh instalasi yang terpasang di sungai. Rencananya dibangun akses jalan menuju Apartemen Gunawangsa Tidar. Warga khawatir pembangunan jalan diatas sungai ini dapat memicu banjir di musim hujan nanti.

Apabila pihak mengembang tak merespon keluhan mereka, warga mengancam akan mengadu ke Walikota Surabaya, terkait penutupan aliran sungai yang difungsikan menjadi jalan akses menuju Apartemen Gunawangsa Tidar.(end)





Berita Terkait

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Rumah dan Musholla Rusak, Akibat Proyek Jalan Menuju Apartemen
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  7 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  18 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  15 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber