Berita Terbaru :
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 24-09-2018 | 05:30 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Angger Diri Wiranata, wirausahawan muda asal Surabaya. Foto: Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Pendiri dus duk duk, industri kreatif berbahan kardus, Angger Diri Wiranata, berbagi kiat sukses kepada anak muda Surabaya agar tidak menjadi pribadi suka nyinyir. Melainkan bisa menjadi kreatif muda melalui potensi yang dimilik dan menghasilkan.

Hal ini disampaikan Angger Diri Wiranata, wirausahawan muda asal Surabaya yang berhasil mengembangkan bisnis kreatifnya melalui kardus, saat menjadi pembicara diacara diskusi kepemudaan dua yang dilaksanakan House Of Sampoerna.

Pemuda lulusan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini, membagi kiat suksesnya berkecimpung diindustri kreatif kepada puluhan anak muda Surabaya. Menurutnya, anak muda yang memiliki kreativitas harus bisa mengembangkan potensi diri dengan menggalih bakat untuk menghasilkan kontribusi yang positif.

dikatakan pria yang merintis bisnis kreatifnya dengan dus duk duk-nya sejak tahun 2013 lalu , sekarang adalah era teknologi digital, maka menjadi kesempatan bagi anak muda untuk lebih solutif, yaitu tidak hanya suka nyiyir dimedia sosial. "Tetapi bisa menjadi anak muda yang berkontribusi kepada negara dan daerahnya dengan potensi yang dimiliki," kata Angger.

Dalam diskusi kepemudaan memperingati sumpah pemuda tersebut, Angger juga berpesan kepada anak muda surabaya, agar jangan takut memulai sesuatu.

Karena pada awal dirinya merintis didalam industri ini hanya bermodal ide kreatif, karena dengan semangat dan keuletan usahanya semakin berkembang.

Mulai beromset jutaan rupiah, kini sudah menghasilkan milyaran rupiah perbulannya. Bahkan kardus yang dulunya tidak bernilai, namun dengan ide kreatifnya usahanya sekarang sudah merambah keluar negeri, dengan produk mainan berbahan dari kardus. (yos)

Berita Terkait

Pemkab Wadahi 16 Sektor Bidang Kreatif di Bojonegoro

Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya

Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  10 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  9 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  8 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber