Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pilkada 

Penetapan DCT KPU Madiun Menuai Protes
Minggu, 23-09-2018 | 07:30 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memprotes Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun. Protes itu disampaikan, setelah Bawaslu Kabupaten Madiun, mendapati 10 nama caleg yang memiliki, latar belakang pekerjaan, sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan belum mundur dari jabatannya.

Protes muncul setelah tim KPU Kabupaten Madiun, selesai membacakan nama-nama caleg dari seluruh parpol yang ditetapkan, dalam Daftar Calon Tetap (DCT) pileg 2019 sebanyak 465 orang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar, mengatakan, padahal sesuai aturan, semestinya anggota bpd, yang maju sebagai Caleg menyertakan surat pengunduran diri, yang kemudian dilampiri dari pejabat yang berwenang.

Ketua KPU Kabupaten Madiun, Anwar Sholeh, akhirnya mengambil jalan tengah dengan berkoordinasi dengan Bawaslu, dimana caleg diminta untuk melengkapi syarat administrasi yang kurang.

"Sesuai PKPU no 20, bakal caleg yang harus mundur dari jabatannya adalah anggota Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan perangkat desa," kata Anwar Sholeh. (yos)




Berita Terkait


Penetapan DCT KPU Madiun Menuai Protes

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber