Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pemohon SKCK Membludak, Polrestabes Tambah Tempat Pelayanan
Jum'at, 21-09-2018 | 16:21 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Tingginya animo pendaftar para Calon Pengawai Negeri Sipil ( CPNS), membuat pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK ) di Mapolrestabes Surabaya membludak.

Tidak seperti hari kerja biasanya, petugas di kantor pelayanan SPKT dan SKCK Mapolrestabes Surabaya makin sibuk. Sebab banyak pemohon yang datang ingin membuat SKCK baru, untuk keperluan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kondisi tersebut, sudah berlangsung hampir satu minggu, dengan rata - rata para pemohon mencapai 300 sampai 500 orang per harinya. Meski begitu para pemohon tetap rela menunggu antrian hingga berjam - jam.

Alvi salah satunya. Pemohon asal Surabaya ini rela menunggu antrian hingga 3 jam untuk bisa mendapatkan SKCK. Namun ia tidak begitu mempersoalkan hal tersebut.

Menurut Ipda Amir Mahmud Kaur Mintu Sat-Intelkam Polrestabes Surabaya, karena tingginya animo masyarakat yang terus berdatangan setiap hari ke kantor pelayanan SKCK, membuat pihak Polrestabes Surabaya harus membuka tiga tempat pelayanan. Serta memberlakukan tambahan waktu pelayanan sampai pukul 18.00 Wib.

Diprediksi pemohon SKCK di kantor SPKT dan pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya, masih terus berdatangan, menyusul ditundanya waktu pendaftran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). (pul)

Berita Terkait


Sistem Aplikasi Permudah Pengurusan SIM dan SKCK

Pemohon SKCK Membludak, Polrestabes Tambah Tempat Pelayanan

Pemohon SKCK Bacaleg Membludak

Kemenpan RI Sidak Pelayanan SKCK di Polres Malang


Layanan SKCK Polrestabes Surabaya Diserbu Bacaleg

Pemohon SKCK Bacaleg Membludak

Diam - Diam 3 Bakal Paslon Urus Rekomendasi SKCK

Pemohon SKCK di Polres Bangkalan Membludak
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber