Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Massa yang kecewa tututannya tidak dipenuhi, langsung bertindak anarkis hingga terlibat bentrok dengan polisi. Foto: Farid Fahlevi
Tolak Keputusan KPUD, Massa Terlibat Bentrok Dengan Polisi
Jum'at, 21-09-2018 | 14:10 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Ratusan massa dari salah satu calon yang tidak puas menyerang kantor KPUD Kota Probolinggo, Jumat (21/9) siang. Massa menuntut hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden diulang, karena diduga banyak kecurangan.

Massa yang kecewa tututannya tidak dipenuhi, langsung bertindak anarkis hingga terlibat bentrok dengan polisi. Aksi massa semakin tidak terkendali, 1 unit mobil water canon diterjunkan kelokasi dan polisi melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan massa.
 
Tidak hanya itu, massa mulai beringas dengan melempari barikade polisi, yang membuat kewalahan pasukan pengedali massa dari Polres Probolinggo Kota.
 
Polisi kemudian menambah pasukan pengamanan dengan perlengkapan tameng serta pentungan. Bukannya takut, massa justru semakin anarkis, polisipun menjadi bulan-bulanan pelemparan massa.
 
Karena tersudut polisi kemudian melakukan perlawanan, karena massa terus mencoba menerobos barikade polisi, hingga baku hantam dan pelemparan semakin meluas. Untuk melampiaskan kekesalan, massa melakukan pembakaran ban bekas di jalan raya.
 
Polisi harus menembakkan meriam air untuk membubarkan massa, tidak hanya sampai disana, polisi juga menembakkan gas air mata.
Walaupun sempat terjadi aksi anarkis dan pembakaran, namun simulasi penanganan Pilpres ini tidak sampai memakan korban jiwa.
 
AKBP Aflian Nurrizal, Kapolres Probolinggo Kota, mengatakan,  simulasi sendiri bertujuan, untuk mengantispasi segala kemungkinan yang ada, "Termasuk unjuk rasa dari salah satu calon yang tidak puas atas keputusan KPUD," ujar AKBP Alfian Nurrizal.
 
Pihak Polres sendiri, sudah mempersiapkan ribuan  personil gabungan dalam pengamanan Pilpres dan pemilihan legislatif. (yos)

Berita Terkait


Tolak Keputusan KPUD, Massa Terlibat Bentrok Dengan Polisi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber