Berita Terbaru :
Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan Kepada 53 Tokoh Terpilih
PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
Jelang Pilbup, Seluruh Ketua Parpol Melakukan Deklarasi Damai
   

Mantan Calon Walikota Probolinggo Banyah Punya Hutang Rp 146 Miliyar ke Koperasi
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 14-09-2018 | 17:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Melalui pengacaranya, tergugat Zulkifli Chalik, warga Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, langsung menggelar pers rilis. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Kasus mantan calon walikota Probolinggo yang juga mantan ketua koperasi mitra perkasa, yang mempunyai tunggakan ke koperasi sebesar Rp 146 milyar, sepertinya berbuntut panjang. Tergugat menyangkal mempunyai tunggakan tersebut ke koperasi, bahkan tergugat akan menggugat balik atas tuduhan penipuan.

Melalui pengacaranya, tergugat Zulkifli Chalik, warga Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, langsung menggelar pers rilis soal tuduhan tunggakan ke koperasi mitra perkasa yang pernah dipimpimnnya.  

Tunggakan sebesar Rp 146 milyar yang dituduhkan Welly Sukarto, selaku ketua koperasi mitra perkasa ke Zulkifli Chalik sepenuhnya tidak benar. 

Abdul Wahab Adi Negera, penasehat hukum tergugat Zulkifli Chalik, mengatakan, bahwa piutang kliennya yang mencapai ratusan milyar dinilai terlalu berlebihan. Sebelum penggugat Welly Sukarto melapor secara perdata ke Pengadilan Negeri Kota Probolinggo.

"Sebenarnya sudah ada kesepakan bahwa tanggungan Zulkifli Chalik ke koperasi hanya Rp 15 milyar dan sudah terbayar sebesar Rp 1 milyar ditransfer sebanyak 2 kali pada bulan juli lalu," jelas Abdul Wahab.

Namun selang beberapa bulan kemudian, tepatnya pada bulan September ini, Welly melalui penasehat hukumnya melaporkan kliennya dengan tuduhan tidak membayar pinjaman, plus bunga dan denda dengan total mencapai Rp 146 milyar.

Seperti berita sebelumnya, mantan calon Walikota Probolinggo Zulkifli Chalik, dilaporkan manajemen koperasi mitra perkasa dengan tuduhan tidak membayar tanggungan mencapai Rp 146 milyar. (yos)

Berita Terkait

Mantan Calon Walikota Probolinggo Banyah Punya Hutang Rp 146 Miliyar ke Koperasi

Manajemen Koperasi Kembali Laporkan Mantan Cawali ke Pengadilan Negeri Probolinggo

Dua Oknum Polisi Gelapkan Dana Koperasi Rp 1,3 M
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  1 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  12 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  9 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber