Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Taufik Saleh, Kepala Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Jawa Timur
DP KPR Hanya 10 - 15 Persen, Kredit Properti Diharapkan Tumbuh Pesat
Kamis, 13-09-2018 | 18:18 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Masih tingginya kebutuhan rumah hunian dan untuk menjaga stabilitas perekonomian, serta meningkatkan pertumbuhan kredit properti, Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan loan to value. Diharapkan pertumbuhan kredit properti dapat meningkat 10-12 persen di tahun ini.

Kebijakan loan to value (LTV) atau financing to value yang telah diberlakukan oleh Bank Indonesia sejak Agustus 2018 lalu, bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan kredit di sektor properti.

Selain itu, untuk antisipasi jika suku bunga naik, maka kredit properti dapat tetap berjalan, serta tingginya kebutuhan masyarakat untuk memiliki rumah hunian.
 
Menurut Taufik Saleh, Kepala Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Jawa Timur , kebijakan ini pernah diberlakukan pada 2016 lalu. Kebijakan tersebut berpijak pada Peraturan BI No. 18/16/PBI/2016 yang secara resmi diterbitkan pada 29 Agustus 2016 menyatakan bahwa uang muka untuk KPR di bank konvensional hanya 15 persen. Sementara di bank syariah sekitar 10 persen. 

"Hasilnya cukup positif dengan peningkatan pertumbuhan properti dari di bawah 8 persen meningkat hingga 11 persen. Karena itu, dengan kebijakan LTV tahun ini diharapkan pertumbuhan properti dapat meningkat mulai 10 hingga 12 persen," terang Taufik Saleh.
 
Selain itu, kebijakan ini memudahkan bagi mereka yang akan membeli rumah pertama, dengan kelonggaran down payment atau uang muka. Apalagi saat ini kondisi perekonomian sedang tidak menentu karena nilai tukar rupiah yang melemah.(end)

Berita Terkait


DP KPR Hanya 10 - 15 Persen, Kredit Properti Diharapkan Tumbuh Pesat

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber