Berita Terbaru :
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
Sempat Dirawat Terpapar Covid-19, Kepala Dinas DP5A Surabaya Meninggal Dunia
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Telat Ditangani, Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan
Angka Kematian Covid Mulai Turun, Namun Jumlah Positif Covid Terus Mengalami Kenaikan
Sebuah Rumah Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan
Ular Piton Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga
Dibuka, Semua Staf Kesehatan Puskes Kamal Dirapid Test
Dampak Pandemi Kasus Perjudian Ponorogo Meningkat
Sidang Putusan Korupsi TPA Winongo Akan Segera Digelar
Begini Metode Pengenalan Siswa Baru Melalui Daring
   

Depresi, Seorang Pemuda Panjat Tower Telekomunikasi
Mataraman  Kamis, 13-09-2018 | 16:18 wib
Reporter : Agus Bondan, Muhammad Imron Danu
Samsul nampak bergelantungan, berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya. Foto: Muhammad Imron Danu
Tulungagung pojokpitu.com, Samsul Bahri (22), warga Desa Kelurahan Kedungsuko, Tulungagung, Jawa Timur, nekat memanjat tower BTS setinggi 62 meter tepat berada di belakang rumahnya. Samsul nampak bergelantungan, berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya, bahkan kepalanya dibawah dan kakinya diatas.

Aksi nekat ini sempat membuat panik saudaranya dan tetangganya, bahkan warga yang sedang melintas terpaksa mengurangi laju kendaraannya untuk melihat samsul, untuk membujuk Samsul agar bersedia turun dari atas tower karena ia tidak memakai alat pengaman.
 
Setelah dibujuk rayu oleh aparat keamanan, saudara dan tetangganya, serta seorang paranormal. Lamban laun akhirnya Samsul turun, namun saat turun dirinya tidak lansung turun, karena dibawah banyak warga yang bekerumun dan merasa malu.

Setelah warga dihalau dari lokasi berdirinya tower, akhirnya Samsul turun dan langsung di bawa kedalam rumah. Menurut Fathurrohman, kakak Samsul Bahri, aksi nekat panjat tower yang dilakukan adiknya baru pertama kali ini, karena ia mengalami depresi setelah 2 tahun lalu ibunya meninggal dunia. "Jika depresinya kambuh, Samsul  sering berjalan kaki sendirian disekitar rumahnya," ujarnya.

Sementara itu, Kompol Mukalam, Kapolsek Kota Tulungagung, bahwa Samsul, melakukan aksi nekatnya memanjat tower sekitar pukul 09.00 WIB. (yos)

Berita Terkait

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter

Depresi, Seorang Pemuda Panjat Tower Telekomunikasi

Diduga Depresi, Ibu Muda Nekat Panjat Tower
Berita Terpopuler
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  2 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  3 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  13 jam

Bupati Malang Sebut 300 KK Sudah Memanfaatkan Gas Methane Gratis
Politik  11 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber