Berita Terbaru :
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
   

Kemenag Butuh 26 Ribu Guru Agama Islam
Mataraman  Kamis, 13-09-2018 | 07:21 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Berita Video : Kemenag Butuh 26 Ribu Guru Agama Islam
Surabaya pojokpitu.com, Kementerian Agama menyebut pihaknya kini membutuhkan 26 ribu guru pendidikan agama Islam. Sayangnya, hal tersebut terkendala lamanya moratorium bagi guru agama, menyebabkan kuota guru agama Islam di Indonesia kekurangan cukup banyak.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama, Imam Syafei menyebut, jumlah total guru agama Islam sekolah swasta mencapai 189 ribu guru, sedangkan di sekolah negeri mencapai 125 ribu guru. Namun angka tersebut masih kurang 26 ribu lantaran jumlah kebutuhan guru agama Islam memang tinggi, dibandingkan kuota yang ada saat ini.

Imam mengakui, hari ini ada rapat pembahasan penambahan guru agama Islam. Namun pihaknya enggan merinci lebih jelas, mekanisme yang akan dilakukan untuk menambah kekurangan guru agama Islam yang dirasa cukup vital.

Secara lebih detail, angka kekurangan guru agama Islam terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia. Meski begitu, untuk mengisi kekosongan kuota guru agama Islam, pihaknya memiliki strategi yang baru dimulai pada tahun ini. Yakni mengirimkan 45 guru agama Islam ke daerah tertinggal, dan pedalaman. Jika upaya ini berhasil maka akan dilanjutkan pada tahun berikutnya, dengan kuota yang lebih besar.(end)

Berita Terkait

Kemenag Butuh 26 Ribu Guru Agama Islam

Jawa Timur Kekurangan 7 Ribu Guru Agama Islam
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  11 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  10 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  10 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber