Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Bank Indonesia: Rupiah Rp 15 Ribu Beda dengan Krisis 1998
Rabu, 12-09-2018 | 08:19 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi mengatakan, posisi rupiah yang sempat menyentuh Rp 15 ribu per dolar Amerika Serikat tidak bisa disamakan dengan kondisi pada 1998.

"Nilai tukar itu adalah salah satu indikator ekonomi yang namanya relative price, yaitu harga relatif. Dia tidak bisa dilihat sebagai angka absolut," kata Doddy, Senin (10/9).

Dia menambahkan, posisi rupiah yang menyentuh Rp 15 ribu pada saat ini berbeda dengan krisis 1998 silam.

"Jangan serta-merta disamakan. Ini salah satu pemahanan yang harus kita tanamkan ke berbagai pihak," tambah Doddy.

Doddy menuturkan, kesalahan berbagai pihak saat ini adalah melihat nilai tukar mata uang sebagai angka psikologis. Padahal, kata dia, nilai tukar mata uang seharusnya yang dilihat pergerakan angkanya.

"Di Australia, Korea, Malaysia, Thailand, nilai tukar bergerak itu nyaris tidak pernah jadi berita besar, kecuali perubahannya sangat cepat. Orang tidak melihatnya sebagai angka psikologis, tetapi seberapa cepat bergeraknya," ujar Doddy. (uji/jpc/jpnn/end)

Berita Terkait


Bank Indonesia: Rupiah Rp 15 Ribu Beda dengan Krisis 1998

Bank Indonesia Distribusikan Uang Baru ke Pulau Terpencil

Bank Indonesia Mencatat Transaksi Non Tunai Sumbang 1,8 Persen PDB

Pengumuman! Bank Indonesia Libur Saat Pilkada Serentak


Bank Indonesia Tukar Uang Hangus Panijo Dengan Uang Baru

Bank Indonesia Siapkan Rp 2,5 Trilliun untuk Perayaan Natal dan Tahun Baru

Bank Indonesia Mencatat Transaksi Non Tunai Sumbang 1,8 Persen PDB

GAWAT, Ratusan Polisi Tulis Surat ke Bank Indonesia
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber