Berita Terbaru :
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Dinas Pertanian dan Kabupaten Kediri Data Penyediaan Pupuk Bersubsidi
Mataraman  Senin, 10-09-2018 | 00:13 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kasi Pupuk Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Slamet. Foto: Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Jumlah kebutuhan pupuk yang diinginkan petani masih jauh dari total alokasi penyediaan pupuk bersubsidi yang disediakan pemerintah, terkait hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, melakukan pendataan langsung di lapangan. Nantinya, akan segera mengusulkan tambahan alokasi bila memang ada kekurangan dalam implementasinya.

Pada tahun ini, pemerintah menggelontorkan pupuk bersubsidi sesuai dengan plafon kebutuhan pada tahun 2017 kemarin, meskipun demikian dari jumlah permintaan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pada tahun 2018, ada kenaikan yang cukup signifikan.

Oleh karenanya, masih ada selisih lebar antara kebutuhan dengan alokasi. Seperti di Kabupaten Kediri misalnya, untuk pupuk jenis urea masih ada selisih sekitar 12 ribu ton, pupuk sp36 sebanyak 12 ribu ton, kondisi ini juga terjadi untuk jenis ZA, NPK, maupun petroganik.

Kasi Pupuk Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Slamet mengatakan, pihaknya terus memantau di lapangan terkait jumlah pupuk secara riil. Mengingat, selama ini pola tanam petani berubah-ubah, pihaknya memberi contoh, dalam perencanaan petani hanya menanam padi, ternyata di lapangan menanam holtikultura.

"Hal ini secara otomatis akan mempengaruhi jumlah kebutuhan pupuk. dengan kondisi tersebut kekurangan pasokan masih aman, apalagi sekarang musim kemarau, dimana para petani lebih condong menanam holtikultura, yang notabene pemakaian pupuk lebih minim," jelas Slamet.

lebih lanjut Slamet, menuturkan, terkait adanya keluhan petani yang mana pada saat dibutuhkan, justru pupuk menghilang, hal itu bukan kewenangan dari dinas terkait. Mengingat, proses distribusi telah dilakukan oleh masing-masing kios.
Meskipun demikian, Dinas Pertanian memberikan peringatan kepada kios agar menyediakan stok yang dibutuhkan selama sepekan. Hal ini guna menghindari kosongnya stok saat dibutuhkan. (yos)

Berita Terkait

Stok Pupuk Urea Bersubsidi Terus Menipis, Petani Kesulitan Membeli Pupuk Urea

Pupuk Subsidi Langka di Tengah Pandemi Corona

Pemkab Ngawi Ajukan Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Diprediksi Stok Pupuk Bersubsidi Hanya Sampai 3 Bulan Mendatang
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  4 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  3 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber