Berita Terbaru :
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Dollar Naik,Pengusaha Sablon Rumahan Terancam Rugi
Pantura  Sabtu, 08-09-2018 | 22:15 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Naiknya harga dollar membuat sejumlah bahan baku sablon ikut melambung. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika berdampak pada sejumlah sektor perekonomian, tak terkecuali bagi pengusaha sablon rumahan. Salah satunya yang ada di Jalan Dokter Sutomo Kota Bojonegoro.

Naiknya harga dollar membuat sejumlah bahan baku sablon ikut melambung, seperti harga kaos yang sebelumnya Rp 105 ribu kini menjadi Rp 114 ribu perkilogramnya. Sedangkan harga tinta menjadi Rp 85 ribu rupiah, padahal sebelumnya seharga Rp 80 ribu  perkaleng.

Abdul Qohar, Pemilik Usaha Sablon, mengatakan, selama pertengahan bulan Agustus hingga awal September, harga bahan baku mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat, "Kondisi ini karena naiknya harga dollar, lantaran sebagian bahan baku masih impor dari luar negeri," jelasnya.

Menurut Abdul Qohar, usaha yang ia rintis sejak 2015 tereseut terancam rugi, ia juga tidak berani menaikkan harga kaos sablon, "Saya khawatir konsumen saya hilang," tuturnya. (yos)

Berita Terkait

Rupiah Melemah Membuat Pengusaha Logam Terancam

Produsen Kedele Edamame Terkena Dampak Menguatnya Nilai Dollar

Dollar Naik,Pengusaha Sablon Rumahan Terancam Rugi

Dolar Menguat, Peternak Ayam Kelimpungan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  3 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  56 menit



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber