Berita Terbaru :
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idulfitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Kegiatan "Nyekar" ke Pendiri Perguruan Silat Dilaksanakan di Daerah Masing-Masing
Mataraman  Selasa, 04-09-2018 | 02:24 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Pemerintah Kota Madiun serta Polres Madiun Kota sepakat dengan Paguyuban Pencak Silat Madiun dalam kegiatan di bulan Muharram 1440 Hijiriah atau Bulan Suro. Komitmen pelaksanaan kegiatan Suro yang damai tidak hanya diterapkan bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), juga seluruh perguruan pencak silat di Madiun. Kegiatan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda, yakni Suran Agung juga ditiadakan.

Kegiatan "Nyekar" atau ziarah makam para pendiri perguruan pencak silat memperingati 1 Muharram 1440 Hijriyah atau 1 Suro dihimbau untuk dilaksanakan di daerahnya masing-masing. Masyarakat tidak diperkenankan berbondong-bondong ke Kota Madiun dengan mobilisasi massa.

Hal itu ditekankan oleh Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu dalam pertemuan bersama jajaran forkopimda, pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Madiun dan pengurus perguruan pencak silat di Madiun.

Kapolres menekankan pembatasan kegiatan peringatan 1 Suro tidak hanya berlaku bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), namun seluruh perguruan pencak silat di Madiun. "Kegiatan Suran Agung yang dilaksanakan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda juga untuk ditiadakan. Meski begitu, personil keamanan akan tetap disiagakan," tutur AKBP Nasrun Pasaribu.

Sementara itu, Wakil Walikota Madiun, Armaya menjelaskan komitmen tersebut harus disosialisasikan hingga ke tingkat bawah baik ranting maupun rayon masing-masing perguruan pencak silat. "Bagi warga perguruan pencak silat pun diminta untuk menghormati kesepakatan tersebut," tegas Armaya.(end)

Berita Terkait

Kegiatan "Nyekar" ke Pendiri Perguruan Silat Dilaksanakan di Daerah Masing-Masing

Untuk Sementara, Tradisi Nyekar Bulan Suro Ditiadakan

Jelang Hari Raya, Berdoa dan Sekar Warnai Aktifitas Warga

Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan, Penjualan Bunga Meningkat
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  9 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  8 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  6 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  6 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber