Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

harga jualnya berkisar Rp 1.500per biji. Foto: Ahmad Zainuri
Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar
Minggu, 02-09-2018 | 21:18 wib
Oleh : Ahmad Zainuri, Harry Saktiono
Lamongan pojokpitu.com, Di tengah era modern kerajinan kiso dari daun lontar di Kabupaten Lamongan, masih bertahan. Kerajinan kiso yang merupakan tas ayam aduan itu, tetap banyak peminat meski banyak saingan produksi pabrik.

Disejumlah rumah warga Dusun Sidowayah, Desa Lawangan Agung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan inilah, kiso daun lontar diproduksi.

Para pengrajin kiso ini adalah pewaris turun temurun, namun membuat kiso menjadi pekerjaan sampingan, dikala lahan pertanian warga tidak lagi bisa ditanami pada musim kemarau seperti saat ini.

Entah sudah generasi keberapa saat ini mereka mewarisinya. Bahkan, generasi penerusnya ini juga tidak tahu pasti, sejak kapan kerajinan kiso ada.

Sebagai daerah pegunungan kapur, bahan baku utama berupa daun lontar banyak ditemui di ladang mereka, sehingga pengrajin tidak perlu membeli bahan baku. Dalam sehari, pengrajin bisa menuntaskan 30 kiso, sedangkan harga jualnya berkisar Rp 1.500per biji.

Pengrajin Kiso, Rusianti, menjelaskan, selama ini kerajinan kiso daun lontar banyak diminati pasar. Pemasaran kerajinan kiso atau tas ayam aduan yang tak kalah dengan produksi pabrik ini, merambah pasar Bali, Surabaya dan Malang.

"Selain harganya murah, kwalitas dan bentuknya yang tradisonal menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli," jelas Rusianti.

Meskipun penghasilan dari kerajinan kiso ini terhitung sangat kecil, namun pengrajin tetap bertahan di era modern sebagai sumber pendapatan lain selain bercocok tanam. (yos)




Berita Terkait


Pemkab Wadahi 16 Sektor Bidang Kreatif di Bojonegoro

Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya

Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi


Pakar : Transportasi Online Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Reuni Literasi Trenggalek, Literasi Sebagai Basis Ekonomi Kreatif

Dewan Desak Pemerintah Gelontor Program ekonomi kreatif

Industri Ekonomi Kreatif Mampu Bersaing Dalam MEA

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber