Berita Terbaru :
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

UPN Kreasikan Buah Salak menjadi Ice Cream dan Permen
Icip - Icip  Jum'at, 31-08-2018 | 20:15 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur bersama Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan melalui program Hi-Link 2017-2019 terus mengembangkan produk inovasi buah salak. Setelah di tahun 2017 menciptakan keripik salak dengan menggunakan mesin Vacum Frying bantuan Kemenristek dikti, di tahun 2018 ini, UPN dan BKP Bangkalan menciptakan Ice Cream dan permen salak.

Inovasi ice cream dan permen salak ini kembali diberikan kepada kelompok tani Ambudi Makmur di Desa Morkolak Timur, Desa Kramat, Bangkalan Madura. Dipilihnya kelompok tani Ambudi Makmur di Desa Morkolak Timur ini lantaran desa ini merupakan salah satu perkebunan salak terbesar di Bangkalan.

"Inovasi Ini merupakan rangkaian program Hi-Link UPN dengan BKP Bangkalan terkait pengembangan teknologi industri pangan kreatif berbasis komoditas unggulan di wilayah Agroklimat Bangkalan. Untuk tahun 2018 ini, produknya tetap pengembangan kopi biji salak dengan produktivitas tinggi dengan penggunaan alat TTG yang sudah dipatenkan," ujar Dosen Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Teknik UPN, Dedin F. Rosida, disela-sela memberikan pelatihan kepada KWT Ambudi Makmur.

Bersama empat mahasiswa jurusan teknologi pangan, Dedin Rosida menjelaskan secara detail bahan-bahan dan cara pembuatan ice cream salak dan permen salak. Proses pembuatan Ice Cream dan permen salak ini sangat mudah diawali dengan memblender salak untuk diambil sarinya terlebih dahulu. Selanjutnya sari buah salak ini direbus dan dimasukkan alat membuat Ice Cream. Sementara untuk membuat permen, sari buah salak didinginkan lalu dicetak dengan cetakan permen.

Sementara itu, Sukesiningsih, Kepala Bidang Konsumsi, Mutu dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan berharap inovasi Ice Cream dan permen salak ini dapat menambah penghasilan petani salak di Dusun Morkolak Timur, Desa Kramat yang merupakan salah satu perkebunan salak terbesar di Bangkalan.

Inovasi Ice Cream dan permen salak ini disambut gembira Saniyah, ketua kelompok tani Ambudi Makmur. Saniyah merasa inovasi Ice Cream dan permen ini menambah daftar olahan salak yang diharapkan dapat diterapkan para petani wanita.

"Saya senang terus mendapat Inovasi dari UPN dan BKP Bangkalan. Setelah tahun lalu keripik salak, tahun ini Ice Cream dan permen salak. Saya harapkan para petani disini dapat menyerap ilmu dari pelatihan ini dan segera membuatnya dalam jumlah banyak karena ternyata rasanya enak," kata Saniyah. (yos)


Berita Terkait

Biasa Makan Bersama, Mahasiswa Surabaya Ciptakan Aplikasi Titip Makan

Mahasiswa Temukan Alat Pembersih Feses Ayam Petelur Sistem Mekanis

UPN Kreasikan Buah Salak menjadi Ice Cream dan Permen

Mahasiswa Polije Temukan Cara Mudah Deteksi Kandungan Yodium Pada Garam
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  4 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  1 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  48 menit



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber