Berita Terbaru :
Hadapi New Normal, Warga Lakukan Simulasi Penanganan Pasien Covid
Pandemi Covid Berimbas Penjualan Janur di Lamongan
Pasca Lebaran Harga Daging Meroket Capai Rp 140 Ribu Per Kilo
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
   

Lacak Pelaku Pencurian, Polisi Datangkan K9
Peristiwa  Jum'at, 31-08-2018 | 17:09 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Pencurian di rumah Matroji (46) warga Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang sedang dalam penanganan polisi. Foto Anwar
Malang pojokpitu.com, Kejadian pencurian dengan pemberatan yang menggegerkan warga Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Jumat dini hari, mengharuskan polisi bertindak cepat. Polres Malang Kota dan Brimob Ampel Dento mendatangkan anjing pelacak K9 .

Penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi juga dilakukan polisi. Namun, hasil dari pemeriksaan di TKP, sangatlah minim sidik jari dari pelaku. Bahkan hanya kaki pelaku saja yang tidak mengeluarkan garis kaki saat diberikan zat khusus oleh tim ident Polres Malang.

Bahkan saat anjing pelacak dilepaskan, sempat mencium bau pelaku yang tertempel pada barang bukti. Namun anjing pelacak hanya memutar-mutar dipekarangan belakang rumah saja.

Saat diberikan barang bukti baru yang diambil petugas di dalam kamar, anjing pelacak sempat keluar dari pekarangan rumah dan menuju ke gang kecil antara rumah dan rumah tetangga korban, hingga anjing berbalik arah.

Warga maupun aparat kepolisian sempat bertanya-tanya terkait pencarian anjing pelacak yang hanya memutar mutar di sekitar pekarangan ini. Hal mencurigakan juga ditunjukkan korban Matroji, yang memiliki beberapa kamar di rumahnya. Sebab saat kejadian, istri Matroji yang hendak tidur di kamar yang berisi uang Rp 120 juta, dipaksa tidur di kamar lainnya.

Kondisi kamar yang berisi uang, dompet serta ponsel juga tidak ada yang dikunci dan dibiarkan terbuka, hingga memudahkan para pelaku beraksi mengambil uang kisaran Rp 120 juta dan sepeda motor matic di parkir dekat dapur.

Kini, Satreskrim Polsek Turen dan Polres Malang terus menyelidiki dan mencari para pelaku. (pul)

Berita Terkait

Curi Motor di Rumah Kos, 4 Tersangka Diamankan Polisi

Berkat Rekaman CCTV, Polsek Bantur Tangkap Pelaku Maling

Lacak Pelaku Pencurian, Polisi Datangkan K9

Maling Ponsel Ini Dibekuk Berkat Rekaman CCTV
Berita Terpopuler
Klaster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  7 jam

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Peristiwa  3 jam

Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Peristiwa  8 jam

Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim...selanjutnya
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber