Berita Terbaru :
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
   

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi
Mataraman  Rabu, 29-08-2018 | 03:24 wib
Reporter : Moch.Asrofi
Untuk penjualanya, saat ini sari buah nanas miliknya masih di kawasan Blitar dan sekitarnya. Foto: Moch. Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Siapa sangka buah nanas sortiran bisa disulap menjadi minuman berekonomis tinggi, di Kabupaten Blitar, buah nanas yang tidak layak untuk dikirim keluar kota dimaanfaatkan menjadi minuman kemasan sari nanas yang mempunyai nilai jual tinggi.

Seperti buah nanas sortiran milik Samrotul Azizah, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Azizah mengubahnya menjadi minuman kemasan sari nanas dengan nilai ekonomis yang tinggi.

Dalam sehari, usaha milik wanita berumur 37 tahun ini bisa menghasilkan minuman sari nanas sebanyak 400 hingga 600 kardus, dengan menggunakan mesin, yang secara otomatis memasak dan mengemas sari nanas tersebut.

Azizah mengaku, banyaknya buah nanas yang tidak layak membuat dirinya berfikir untuk memanfaatkannya. "Sebelum memproduksi minuman kemasan, saya sempat membuat dodol sari nanas yang masih sulit untuk pemasaranya," ujar Samrotul Azizah.

Untuk penjualanya, saat ini sari buah nanas miliknya masih di kawasan Blitar dan sekitarnya. Azizah ingin sari buah nanas produksinya dapat dikenal masyarakat luas, sebagai minuman khas Blitar. (yos)

Berita Terkait

Pemkab Wadahi 16 Sektor Bidang Kreatif di Bojonegoro

Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya

Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  13 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  12 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber