Berita Terbaru :
Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Dua Pejabat Kemenang Diperiksa Kejaksaan Terkait 16 JCH yang Gagal Berangkat
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 25-08-2018 | 17:40 wib
Reporter : Acmad Arif
Kabar pemeriksaan ini diungkapkan Kepala Kementrian Agama Lumajang, Muhammad, usai menemuai sejumlah honorer katagori 2 di Kantor Kementrian Agama Lumajang.. Foto: Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Gagalanya 16 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Lumajang, karena diduga melakukan pemalsuan dokemen keberangkatan memasuki babak baru. Hal tersebut setelah Kejaksaan Negeri Lumajang, memanggil sejumlah pejabat Kemenatian Agama Lumajang, yang 2 diantaranya telah dilakukan pemerikasaan.

Kabar pemeriksaan ini diungkapkan Kepala Kementrian Agama Lumajang, Muhammad, usai menemuai sejumlah honorer katagori 2 di Kantor Kementrian Agama Lumajang.

Menurutnya, kasus gagalanya 16 CJH asal Lumajang ini terus ditindak lanjuti. Sebelumnya telah dilakukan investigasi dari Irjen Kementrian Agama pusat, kali ini pihak Kejaksaan Negeri Lumajang meneyelidiki kasus ini. "Kasus haji ini menjadi sorotan sejumlah kementrian, tak terkeciali Kejaksaan Agung," kata Muhammad.

Dari sejumlah pejabat yang dipanggil, diarinya dan pejabat verifikasi bekara calon haji telah diperiksa Kejaksaan Negeri Lumajang. Sedagangkan pejabat lainnya, masih melaksanakan ibadah haji.

Dalam pemeriksaanya, Kejaksaan Negeri Lumajang menanyakan sejumlah standar prosedur dari pelaksaan keberangkatan CJH Lumajang ini, hingga 16 orang gagal berangkat.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang, Ferdi Siswandana,menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemanggilan sejumlah pihak, mulai dari Kemenag Lumajang maupun calon jemaah haji gagal berangkat.   "Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, jika ada bukti unsur pidanya, kasus gagal bernagkat ini akan dinaikkan ke proses penyidikan,"  jelas Ferdi Siswandana. (yos)



Berita Terkait

Dua Pejabat Kemenang Diperiksa Kejaksaan Terkait 16 JCH yang Gagal Berangkat

Tidak Lunasi BPIH, 89 Calon Jamaah Haji Lamongan Gagal Berangkat
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  11 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  8 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  3 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber