Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, banyak tanaman layu, mengering dan akhirnya mati. Foto: Achmad Arif
Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Tanaman di Lereng Semeru Mati
Kamis, 23-08-2018 | 02:10 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Suhu ekstrim yang melanda kawasan Lereng Gunung Semeru Lumajang, dalam 2 pekan terakhir menyebabkan banyak tanaman petani mati. Seperti Bawang Daun, Kubis dan Kentang.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, banyak tanaman layu, mengering dan akhirnya mati. Hal ini lantaran daun-daun tanaman tersebut terkena embun es akibat dilanda suhu ekstrim.

Siowati, salah satu petani, mengatakan, kejadian ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir, suhu ditempat ini mencapai 4 hingga 0 derajat celsius. "Kejadian ini membuat aktivitas petani terganggu dan merugi," jelasnya.

Meski membuat petani rugi, namun suhu ekstrim di kawasan ini justru banyak didatangi wisatawan yang berlibur dan akan mendaki Gunung Semeru.

Fitri misalnya,ia mengaku senang, karena tidak pernah merasakan dingin seperti ini. (yos)

Berita Terkait


Tumpukan Sampah dan Drainase Dangkal, Air Hujan Meluber di Jalan Perkotaan

Sebanyak 13 Rumah dan Puskesmas Rusak Berat Diterjang Aning Puting Beliung

BMKG Himbau Angin Kencang Dampak Adanya Badai Veronica

Diterjang Angin, Sembilan Rumah Warga Rusak


Awal Musim Hujan Akan Tiba, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Tanaman di Lereng Semeru Mati

Cuaca Ekstrem, Padi Roboh Petani Merugi

BMKG Himbau Perubahan Cuaca Ekstrem

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber