Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Sopir Travel Cabuli 8 Bocah SD
Kamis, 16-08-2018 | 19:47 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Semakin banyak saja jumlah pelajar SD di Surabaya yang menjadi korban pencabulan. Kali ini 8 siswi SD di kawasan Banyu Urip Lor menjadi korban pencabulan tetangganya yang bekerja sebagai sopir travel.

Modus yang dilakukan tersangka dengan mengajak korban ke rumahnya untuk menemani anaknya bermain, yang masih berusia 4 tahun.

Heri Dri Handoko (52) sopir travel yang tega mencabuli 8 siswi SD ini ditangkap anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Heri yang bekerja sebagai sopir travel ini ditangkap di rumahnya di Jalan Banyu Urip Lor gang 10 setelah polisi menerima laporan dari orangtua korban.

AKP Ruth Yeni, Kanit PPA mengatakan, modus yang dilakukan tersangka dengan mengajak korban ke rumahnya untuk menemani bermain anaknya yang masih berusia 4 tahun. "Saat korban di rumah itulah, tersangka mencabuli korban dengan memasukkan jari ke alat kelamin korban. Perbuatan bejat tersangka ini dilakukan di ruang keluarga saat istrinya bekerja," kata AKP Ruth Yeni, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kepada polisi, Heri yang sudah memiliki 3 anak ini mengaku mencabuli korban sejak tahun 2015. Heri mengaku mencabuli korban lantaran terangsang melihat paha korban saat bermain dengan anaknya. Meski hanya memasukkan jari ke alat kelamin korban, Heri mengaku puas.

Perbuatan Heri Dri Handoko ini menambah daftar anak-anak Surabaya yang menjadi korban pencabulan. Diharapkan peran orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya, agar peristiwa ini tak terjadi lagi. (end)




Berita Terkait


Kasus Pencabulan Siswa, Ketua KPAI Datangi Sekolah dan Polres Malang Kota

Aliansi Masyarakat Malang Desak Pelaku Pelecehan Seksual Dipecat

Bocah 5 Tahun Dicabuli Tetangga Bejat Hingga Berulangkali

Diduga Ada Tindakan Asusila, Walikota Malang Datangi Sekolah


Pencabulan dan Penyebaran Foto Anak di Media Sosial, Korban Laporkan Pelaku

UPPA Polres Tulungagung Gelar Rekontruksi dan Pasang Garis Polisi di Lokasi Pencabulan

Siswi SMK Jadi Korban Pencabulan Pria Mengaku Guru

Vonis Ditunda, Orang Tua Korban Pencabulan Marah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber