Berita Terbaru :
Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
   

Usai Sidang, Korban Sipoa Kepung Mobil Tahanan Kedua Terdakwa
Metropolis  Kamis, 16-08-2018 | 16:47 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Sidang pidana penipuan penggelapan yang menjerat dua direktur sipoa, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Kali ini masih dalam pemeriksaan saksi, ada 11 saksi korban yang dihadirkan oleh jaksa.

Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra, Direktur PT Sipoa yang terjerat kasus penipuan dan penggelapan penjualan apartemen Royal Afatar World, pada Kamis siang, kembali menjalani sidang lanjutan di PN Surabaya.

Sidang digelar masih dalam pemeriksaan saksi. Ada 11 saksi korban yang dihadirkan oleh jaksa. Dalam persidangan, korban mengaku membeli apartemen lantaran harganya yang murah. Mereka membeli melalui marketing, juga tahu dari brosur dan iklan di media.

Dalam persidangan, penasehat hukum terdakwa kembali memohon kepada majelis hakim mengenai pemintaan penahanam kedua terdakwa dari tahanan Polda ke Rutan Medaeng. "Ini karena saya kesulitan untuk menemui kedua orang itu di Polda Jatim. Hakim menyatakan akan mempertimbangkan permohonan terdakwa," kata Desima Waruwu SH.,MH., tim penasehat hukum terdakwa.

Penasehat hukum terdakwa meyakini bahwa kasus yang dialami kedua terdakwa ini adalah perdata, bukan pidana.

Usai sidang, kembali terjadi kericuhan karena para korban berusaha menghadang mobil tahanan yang akan membawa kedua terdakwa ke Polda Jatim, namun upaya korban gagal lantaran petugas dengan cepat membawa kedua terdakwa.(end)

Berita Terkait

77 Orang Terima Dana Pengembalian dari Sipoa Group

Jaksa Tak Siap, Dua Kali Sidang Tuntutan Bos Sipoa Tertunda

11 Customer Sipoa Gugat Direksi dan Bupati Sidoarjo Rp 1,5 Miliar

Usai Sidang, Korban Sipoa Kepung Mobil Tahanan Kedua Terdakwa
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  5 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  4 jam

Calon Mahasiswa Wajib Rapid Test Sebelum Ujian SBMPTN
Kesehatan  7 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  19 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber