Berita Terbaru :
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
   

Siswa SMA se-Jatim Mengenal Budaya Lokal Lewat Musikalisasi Puisi
Life Style  Rabu, 15-08-2018 | 19:14 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Siswa SMA se-Jatim mengikuti lomba musikalisasi puisi. Mengambil salah satu dari 7 puisi karya sastrawan asal Jatim, mereka diminta memainkan puisi dengan cara membaca, menyanyi, dan mengaransemen musik sendiri.

Sedikitnya ada 31 tim dengan masing-masing 6 peserta yang beradu kreativitas memainkan puisi dengan cara mengaransemen musik pengiring. Puisi karya penyair asal Jatim menjadi tema yang diangkat untuk mengenalkan potensi lokal. Bukan sembarang puisi, sebab isi  puisi yang dimainkan mengandung unsur budaya Jawa Timur.

"Bahkan alat musik yang dimainkan juga berasal dari budaya lokal. Sehingga diharapkan peserta mengenal kearifan lokal Jawa Timur, lewat seni sastra, sekaligus seni musik hasil gubahan sendiri," tegas Amin Mulyanto, selaku Ketua Panitia.

Musikalisasi puisi bagi peserta menjadi suatu hal yang menantang. Sebab, bukan sekadar membaca puisi karya pujangga lama tetapi juga harus membuat aransemen musik, menyanyikan, bahkan sedikit membuatnya seperti drama, namun tetap dalam koridor puisi.

"Butuh waktu sekitar 2 minggu untuk bisa tampil bagus dan berbeda," tutur Ratna Nur Syaumah dan Fuadah Muthmainnah, peserta asal Mojokerto

Diharapkan melalui ajang ini, peserta memiliki sisi kepekaan akan pentingnya menjaga budaya lokal Jawa Timur, agar tidak tergerus oleh zaman.(end)




Berita Terkait

Siswa SMA se-Jatim Mengenal Budaya Lokal Lewat Musikalisasi Puisi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  15 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  14 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  13 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber