Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Komisioner KPU Jombang, M. Jakfar, mengatakan, dari 65 bakal calon DPRD yang dicoret, rata-rata tidak melengkapi persyaratan admonistrasi. Foto: Saiful Mualimin
Tidak Lolos Verifikasi, 65 Bakal Caleg Dicoret KPU
Selasa, 14-08-2018 | 03:10 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Setelah dilakukan verifikasi administrasi, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD Kabupaten Jombang. Dari 574 pendaftar, hanya 509 calon anggota DPRD yang dinyatakan lolos administrasi, sisanya sebanyak 65 dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan harus di coret dari daftar calon.

Dari 65 bakal calon yang dicoret, bakal calon DPRD dari partai nasdem menduduki nomor pertama yakni sebanyak 34 orang. Kemudian partai hanura 13 bakal calon dan partai berkarya 9 orang, perindo 2, sisanya merata disejumlah partai baru.

Komisioner KPU Jombang, M. Jakfar, mengatakan, dari 65 bakal calon DPRD yang dicoret, rata-rata tidak melengkapi persyaratan admonistrasi.

"Mulai dari legalisir ijazah, surat keterangan kesehatan jasmani rohani dan surat dari pengadilan negeri," jelas M. Jakfar.

Selanjutkan DCS anggota DPRD ini akan mengikuti proses lanjutan tanggapan dari masyarakat. Sedang bagi partai yang tidak terima atas pencoretan bakal calon anggotanya, bisa mengajukan gugatan sengketa ke Bawaslu setempat. (yos)

Berita Terkait


Dapil Hangus, DPC PBB Ngawi Gugat KPU

Tidak Lolos Verifikasi, 65 Bakal Caleg Dicoret KPU

Bacaleg Dicoret KPU, Parpol Berpotensi Menggugat

KPU Madiun Coret 10 Bacaleg, 5 Mantan Napi Lolos


PDIP Jombang Mulai Jaring Pendaftaran Caleg 2019

Targetkan 150 Pendaftar, PAN Resmi Buka Pendaftaran Caleg

Nasdem Jatim Buka Pendaftaran Caleg Tanpa Mahar

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber