Berita Terbaru :
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
   

Bacaleg Dicoret KPU, Parpol Berpotensi Menggugat
Mataraman  Minggu, 12-08-2018 | 21:12 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Persiapan pemilu legislatif, sejumlah pengurus partai politik diundang KPU Kabupaten Ngawi, untuk membahas penyusunan dan penetapan daftar calon sementara. Foto: Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, telah mencoret sebanyak 38 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Daftar Calon Sementara (DCS). Dari 493 bacaleg yang didaftarkan 16 partai politik, yang masuk daftar calon sementara, hanya sebanyak 455 Bacaleg, atas kondisi ini membuat sejumlah partai politik, berpotensi mengajukan gugatan hukum.

Persiapan pemilu legislatif, sejumlah pengurus partai politik diundang KPU Kabupaten Ngawi, untuk membahas penyusunan dan penetapan daftar calon sementara. Sebelum diumumkan kepada masyarakat, partai politik diminta oleh KPU setempat, untuk melakukan pemeriksaan berkas Bacaleg perbaikan yang telah diverifikasi.

Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni, mengatakan, saat pendaftaran pada 4 Juli hingga 17 Juli, pengajuan jumlah Bacaleg dari 16 partai politik, sebanyak 493 bacaleg. Dari jumlah tersebut, sebanyak 460 Bacaleg, melakukan perbaikan berkasnya pada 1 Juli hingga 7 Agustus lalu. 

"Hasil verifikasi, jumlah yang masuk didaftar calon sementara hanya tinggal 455 Bacaleg," ujar Syamsul Wathoni.

KPU setempat juga telah melakukan pencoretan sebanyak 38 Bacaleg karena berbagai masalah. Sebanyak 33 Bacaleg dinyatakan tidak memenuhi syarat dan 5 bacaleg ikut tercoret karena hangus dapilnya, karena tidak memenuhi kuota perempuan.

Sementara anggota Panwaslu Kabupaten Kabupaten Ngawi, Budi Sunaryadi, menjelaskan, kondisi tersebut, membuat sejumlah partai politik berpotensi mengajukan gugatan hukum. 

"Oleh sebab itu, Panwaslu Kabupaten Ngawi telah berkoordinasi dengan Bawaslu Jawa Timur, untuk menerima pengajuan gugatan," jelas Budi Sunaryadi.

Peluang untuk menggantikan Bacaleg, masih terbuka luas bagi partai politik sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada 20 September mendatang. (yos)

Berita Terkait

Dapil Hangus, DPC PBB Ngawi Gugat KPU

Tidak Lolos Verifikasi, 65 Bakal Caleg Dicoret KPU

Bacaleg Dicoret KPU, Parpol Berpotensi Menggugat

KPU Madiun Coret 10 Bacaleg, 5 Mantan Napi Lolos
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  12 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  14 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  13 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber